Jika Anda punya rencana liburan ke Tana Toraja, Kabupaten ini menawarkan cukup banyak wisata pilihan untuk Anda dikunjungi. Selain Budayanya, Tana Toraja juga memiliki banyak tempat-tempat wisata yang bernuansa alam, Religi maupun Kuliener yang tak kalah dengan wisata bandung, Jogja ataupun kota besar lainnya.
Berikut lima wisata Toraja dengan panorama alam yang menakjubkan yang di himpun dari berbagai sumber:
1. Wisata Ollon
Ollon adalah surga tersembunyi, jauh di Bau, Bonggakaradeng. Jarak tempuh dari kota Makale, ibukota kabupaten Tana Toraja diperkirakan sekitar 35 kilometer, dengan kondisi jalan yang belum memadai.
Kawasan Wisata Ollon benar-benar mampu menyejukkan mata. Perbukitan yang hijau nan asri dibelah oleh aliran sungai yang jernih
Setelah anda sampai di Ollon, anda bebas memilih tempat untuk mendirikan tenda, memotret dari ketinggian atau dari lembah, berlari bagai burung yang lepas dari sangkarnya, dan lain sebagainya.
2 pango-pango
Kawasan wisata ini berada di puncak Gunung Pango-pango. Itu kenapa nama destinasi wisatanya dinamakan Pango-pango juga.
Tidak ada yang tahu dari mana asal nama Pango-pango. Tapi semua masyarakat Toraja tahu kalau pemandangan dari Pango-pango tidak ada duanya.
Seperti namanya, ini adalah wisata kebun kopi yang punya pemandangan ke Kota Makale dan Rantepao. Berada di ketinggian 1600 mdpl, hawa sejuk akan menyambut prngunjung yang datang ke sini.
Ada 2 waktu terbaik menikmati Pango-pango, sunrise dan sore hari. Saat sunrise, traveler akan disajikan oleh awan 3 warna yang nampak pada pukul 05.30 – 09.00 WITA.
Karena tranportasi menuju tempat ini belum ada. Waktu yang harus ditempuh sekitar 30 menit. Tarif masuknya hanya Rp 10.000 per orang karena parkirnya gratis.

3. Sarambu Asing
Terletak di Kecamatan Bittuang (sekitar 40 km dari Kota Makale, ibukota Tana Toraja), Sarambu Assing menawarkan pesona keindahan alam yang natural. Dikelilingi gunung dan tumbuh-tumbuhan yang hijau, Sarambu Assing ini masih tergolong virgin.
Perjalanan yang ditempuh dari Makale ke Bittuang tergolong cukup melelahkan, dengan mengendarai sepeda motor sekitar 2 jam untuk mencapai daerah ini. Dengan kendaraan roda 4 kemungkinan waktu tempuhnya malah bisa jadi lebih lama. Tapi rasanya semua terbayarkan dengan keindahan alam dan sejuknya udara sepanjang perjalanan.
4. Air Terjun Talondo Tallu

Dari sekian banyak air terjun yang ada di Tana Toraja, Talondo Tallu termasuk salah satu yang cukup populer. Bukan cuma sekedar menawarkan pemandangan indah dan suasana menyegarkan, lokasi ini juga terbilang unik. Sebab tak seperti lokasi sejenis pada umumnya, aliran air Talondo Tallu memiliki tiga cabang berbeda.
Tepat di pertemuan tiga aliran terdapat sebuah kolam dengan air yang begitu jernih. Biasanya pengunjung yang datang ke sini akan menghabiskan waktu di sana untuk berenang dan menyegarkan diri dari panasnya cuaca sekitar. Tak hanya itu, udara di kawasan ini juga sangat segar hingga pas sekali untuk bersantai.
Tak cukup sampai di situ, para pengunjung Talondo Tallu kabarnya dilarang mengenakan pakaian hitam ketika datang ke sini. Tidak disebutkan apa alasannya, namun himbauan tersebut sudah disampaikan secara turun-temurun pada penduduk di wilayah ini.

5. Buntu Bebo

Pesona wisata Toraja tak ada habisnya, tanah yang disebut sebagai potongan surga yang jatuh ke bumi ini terus menunjukkan pesonanya. Tak hanya wisata budaya yang unik, belakangan ini Toraja terus bangkit dan menunjukkan pesona keindahan alamnya. Salah satunya Buntu Bebo’ yang terletak di kec. Sangalla’ kab. Tana Toraja.
Buntu Bebo merupakan salah satu pilihan baru di Toraja untuk menikmati keindahan Alam yang menawarkan pemandangan awan di pagi hari. Suasana yang alami jauh dari polusi udara dan suara menjadi alasan tempat ini bisa menjadi pilihan untuk menyegarkan pikiran.
Lokasi buntu bebo dapat ditempuh sekitar 45 menit dari kota Makale atau 30 menit dari Pasar Lama/ Jln poros Sangalla’. Akses jalan sudah sampai di puncak akan tetapi masih jalan rintisan hanya bisa untuk kendaraan offroad/trail jadi sebaiknya memarkir kendaraan di ujung jalan beton (SD Inpres Mila), kemudian dilanjutkan trekking sekitar 15 menit ke puncak.
Waktu yang tepat untuk menikmati keindahan Buntu Bebo yaitu sore dan pagi hari sebaiknya bermalam/camping untuk menikmati keindahan pemandangan buntu bebo’.
Buntu Bebo’ dijangkau jaringan 4G Telkomsel jadi tidak perlu takut kehilangan akses komunikasi.

Categories: Artikel