Stroberi merupakan tumbuhan yang hidup di daerah dengan iklam sub tropis atau dengan kata lain wilayah dengan 4 musim bergantian. Tumbuhan dengan rasa manis-manis asam ini banyak juga di jumpai tumbuh dengan subur di iklim tropis seperti di Indonesia tepatnya di daerah-daerah dengan suhu yang dingin diatas pegunungan seperti di Toraja, dengan kata lain stroberi dapat tumbuh subur bila di budi dayakan di Toraja.

Tumbuhan yang memiliki warna merah berbintik ini ternyata memiliki segudang manfaat bagi tubuh manusia. berikut ini beberapa kandungan gizi yang terdapat pada buah stroberi setiap 100 gramnya:

Jenis NutrisiKandungan
Kalori
32 kcal
karbohidrat7,7 g
air91%
protein0,7 g
gula4,9 g
serat2 g
lemak0,3 g
Vitamin A1µg
Vitamin C58,8 mg
Vitamin E0,29 mg
Vitamin D0µg
Vitamin K2,2µg
vitamin B10,02 mg
vitamin B20,02 mg
vitamin B30,39 mg
vitamin B50,13 mg
vitamin B60,05 mg
vitamin B924µg
vitamin B120µg
Kalsium 16 mg
Zat Besi0,41 mg
Magnesium13 mg
Fosfor24 mg
Kalium153 mg
Zink0,14 mg
Sodium1 mg

Melihat kandungan-kandungan yang terdapat pada stroberi seperti yang sudah dipaparkan diatas, maka manfaat stroberi bagi tubuh sangat banyak seperti menyehatkan mata, menjaga kesehatan jantung, mencegah penyakit kanker, memperkuat funsi otak, mencegah radang sendi, meningkatkan kekebalan tubuh, dan masih banyak lagi manfaat buah stroberi bagi kesehatan tubuh manusia.

Selain bermanfaat bagi kesehatan, tanaman stroberi juga dapat digunakan sebagai tanaman hias di pekarangan rumah karena bentuknya yang menyerupai tanaman bunga sehingga akan lebih mempercantik pekarangan rumah anda. Dapat khasiatnya dapat juga manfaatnya bagi tubuh. hehehe

Bagi anda yang berniat untuk membudidayakan tanaman stroberi di kebun ataupun rumah anda ini perlu memperhatikan hal-hal berikut ini:

Berproduksi optimal pada ketinggian > 1000 mdpl dengan suhu sekitar 17 – 20 derajat C
Curah hujan 600 -700 mm/tahun
Periodesitas (lama penyinaran) 8 – 11 jam perhari
Kelembaban udara 80 – 90%
Tanah gembur dengan pH :  6-7

Diluar persyaratan diatas tumbuhan stroberi masih dapat tumbuh, tapi dengan berbagai macam perlakuan khusus, seperti ketika ditaman di daerah dengan iklum dan suhu yang agak panas maka intensitas penyiraman tanaman ini agak sedikit intensif.

Cara Pembudidayaan

Cara pembudidayaan tanaman stroberi tergolong susah-susah gampang, berikut ini beberapa hal yang dilakukan ketika membudidayakan tanaman stroberi:

  • Benih

jika anda menggunakan bibit untuk membudidayakan tanaman stroberi, rendam bibit tersebut selama kurang lebih 30 menit kemudian semaikan. setelah tumbuh daun pada bibit dan membentuk rumpun, kemudian pindahkan bibit tersebut ke wadah media tanam yang sudah disiaokan atau bisa langsung ke kebun.

  • Anakan Dari Rumpun
sumber gambar: Torajafarmer

setelah beberapa bulan, bibit stroberi akan tumbuh dan membentuk rumpun. cabang dari rumpun inilah kemudian yang akan dipisahkan dari induknya dan siap untuk ditanam. usahakan memilih cabang dari indukan yang sudah memiliki akar dan pertumbuhan yang sehat agar bibit stroberi tidak gampang layu dan mati

  • Anakan dari stolon
sumber gambar: torajafarmer

stolon merupakan cabang dari indukan yang tumbuh memanjang dan memiliki anakan baru. Anakan stolon yang baik adalah anakan pertama dan kedua yang cocok digunakan sebagai bibit.  jangan gunakan anakan ketiga dan seterusnya karena kualitasnya sudah menurun. cara melepas anakan stolon dari induknya adalah tempelkan ujung stolon ke media tanam sampai akarnya keluar kemudian pisahkan anakan stolon dari induknya kemudian tanam anakan stolon tersebut.

Untuk penanaman bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini:

  1. Wadah tanam sementara dapat menggunakan gelas plastik/potongan botol. Pastikan air tidak dapat menggenang di wadah tanam
  2. Gunakan media tanah gembur berkompos dan sedikit berpasir. Dapat juga menggunakan cocopeat yang dicampur tanah, perbandingan 1:1
  3. Buat lubang kecil di media tanam, kedalaman 5mm-1cm dan pindahkan bibit dengan menggunakan bantuan alat seperti pinset/tusuk gigi. JANGAN menggunakan jari secara langsung!!
  4. Bibit sebaiknya terkubur dengan lapisan tipis diatasnya. Jangan terlalu tebal.
  5. Siram wadah tanam secukupnya, jangan terlalu banyak air karena akan membuat bibit menjadi busuk.
  6. Tutup wadah tanam dengan plastik bening, lalu diikat karet, beri lubang kecil 1-2 buah di plastik tersebut untuk sirkulasi udara. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kelembaban media tanam sehingga tidak harus disiram rutin.
  7. Simpan wadah tanam di dalam ruangan dekat dengan jendela yang agak hangat, jangan ditempat yang panas. Sangat perlu untuk diletakkan di tempat yang hangat dulu sebelum bisa terkena sinar matahari langsung, terlebih bagi Anda yang tinggal di dataran rendah.
  8. Anakan strawberry boleh dipindah ke luar ruangan/outdoor jika sudah memiliki 6 daun, tetapi sebaiknya jangan terkena matahari langsung dulu. Ini dimaksudkan agar tanaman belajar adaptasi untuk berada di tempat panas. Biasanya strawberry dapat tumbuh baik di tempat yang sejuk seperti di dataran tinggi, namun strawberry juga dapat tumbuh di tempat panas, yaitu di dataran rendah.
  9. Jika sudah cukup besar / memiliki 8 daun, pindahkan ke wadah tanam permanen (dapat berupa polybag atau pot).

Setelah penanaman stroberi sudah dilakukan, usahakan pemupukan menggunakan pupuk kandang dan jangan menggunakan pupuk dengan bahan kimia mengingat daerah Toraja merupakan daerah yang penduduknya gemar beternak babi jadi bisa pupuk yang digunakan adalah kotoran babi yang sudah kering.

Untuk pemeliharaannya sendiri, usahakan untuk rutin memangkas daun yang sudah kering, dimakan hama ataupun terserang penyakit pada tanaman stroberi agar tidak menular ke tanaman yang lainnya. Tanaman ini diremajakan kembali setelah berumur 2 tahun mengingat produksi buahnya yang akan semakin menurun. untuk proses memanen buah stroberi sendiri, bisa dilakukan setelah dua minggu bunga stroberi mekar.


Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).