Penyebab Fanspage Facebook Susah di monetisasi

Mungkin ada diantara kita yang bertanya-tanya selaku pengelola fanspage facebook, apa sebenarnya yang mempengaruhi sehingga fanspage facebook susah untuk di monetisasi? Nah pada kesempatan kali ini, saya akan mencoba membahas mengenai penyebab fanspage facebook susah di monetisasi. 

Sebagai pengelola fanspage facebook, kamu harus tetap menhaga status kelayakan atau dengan kata lain jangan pernah melanggar kebijakan-kebijakan pedoman konten dan standar pedoman komunitas facebook ad break.

Untuk tetap menjaga status kelayakan tersebut, ada beberapa hal penting yang harus kamu lakukan yakni:

  1. tetap mengikuti dan mengecek info-info terbaru seputar pedoman konten dan standar komunitas yang sudah di tetapkan oleh facebook creator. kamu bisa langsung mengecek pedoman tersebut di sini Standar Komunitas
  2. Usahakan tetap mempublish konten-konten yang bersifat original, bukan hasil reupload konten orang lain baik dari facebook, youtube, Instagram, dan lain-lain.
  3. Kembangkan eksistensi yang kuat dan buat pengalaman yang aktif dan konsisten untuk pemirsa Anda.

Hal-hal yangtidak boleh kamu lakukan atau dengan kata lain dapat melanggar pedoman konten dan pedoman komunitas facebook ad breaks:

  1. jangan pernah Posting konten yang tidak Anda buat, yang bukan milik Anda atau konten yang Anda tidak memiliki hak untuk menggunakannya.
  2. jangan pernah Posting konten yang dianggap sebagai misinformasi atau berita palsu atau promosikan click bait atau sensasionalisme
  3. jangan pernah posting sesuatu yang Melanggar hukum, menyesatkan, diskriminatif, atau menipu dan juga Melanggar hak orang lain, termasuk hak privasi mereka.
  4. jangan pernah mempublis konten yang bersifat Tragedi dan konflik,  Konten kekerasan, Konten dewasa, Penyalahgunaan narkoba dan alkohol dan Bahasa yang tidak sopan
  5. tidak boleh membuat konten dengan makna yang kecil seperti:
  • Berbagi buatan dan skema distribusi: Kegiatan distribusi tertentu (berbagi dalam jumlah tinggi dan tidak organik, atau berbagi yang diberi insentif oleh partner kompensasi Anda sendiri, dll.), atau taktik serupa yang dirancang untuk mengoptimalkan distribusi daripada kualitas, tidak dapat diterima untuk tayangan yang dimonetisasi.
  • Format yang tidak cocok untuk iklan: Ketika partner konten menggunakan format video yang sebenarnya bukan video, seperti video statis/minim pergerakan atau konten yang hanya berputar ulang, mereka membuat pengalaman yang tidak ditujukan untuk monetisasi jeda iklan. Orang-orang tidak berharap melihat iklan dalam jenis konten ini, dan ini bukan jenis konten yang ingin dijalankan pengiklan.
  • Editorialisasi konten terbatas: Halaman yang utamanya membagikan video klip yang dibuat ulang dari sumber lain dengan editorialisasi terbatas tidak mengembangkan komunitas interaktif dan setia dalam cara yang sama dengan Halaman yang memproduksi dan menerbitkan video asli, tematik, atau episodik. Misalnya, hanya mengambil klip yang ada dari sumber media lain dan mempostingnya di Halaman Anda tidak menunjukkan perhatian dan kepedulian untuk menyediakan konten terbaik (dan sesuai dengan pemirsa).

Sebagai catatan penting bahwa facebook sangat ketat dalam hal ini. jadi jangan pernah melanggar kebijakan-kebijakan yang telah di buat dan jika kamu melanggar ketentuan tersebut hasilnya fanpage facebook kamu akan susah untuk di monetisasi.

Loading...
Updated: 2 Februari 2019 — 3:44 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *