buah kluwak

Siapa sih yang gak kenal dengan buah kluwek. Buah kluwek atau masyarakat Toraja mengenal buah ini dengan istilah buah pangi merupakan tumbuhan khas Indonesia yang memiliki banyak manfaat mulai dari buah, daun, biji, dan batangnya bisa dimanfaatkan oleh manusia. Batangnya digunakan untuk membuat korek api, daunnya bisa digunakan sebabagi obat cacing, bijinya sebagai antiseptik, Bijinya dihaluskan dan dapat menghilangkan kutu pada kerbau, bijinya dapat dibuat minyak pengganti minyak kelapa, dan bahkan di Toraja sendiri isi dari biji buah ini digunakan sebagai bumbu masakan tradisional dan masih banyak lagi manfaat dari pohon pangi atau kluwek ini.

Buah ini memiliki banyak nama, tergantung dari daerah tumbuhan ini tumbuh, misalnya penduduk di Toraja menyebut buah ini pangi, sedangkan di daerah lain ada juga yang menyebutnya kluwak atau keluak dan ada juga yang menyebut buah ini picung atau pucung. dalam bahasa latin, tanaman ini disebut pangium edule dan mungkin saja ini merupakan alasan orang Toraja menyebut buah ini sebagai buah pangi (cocoklogi).

Adapun kandungan zat yang terkandung dalam buah kluwek atau pangi adalah:

  1. Vitamin C
  2. Ion Besi
  3. Betakaroten
  4. Asam Sianida konsentrasi tinggi (biasanya direndam dulu 10-14 hari sebelum buah ini digunakan. asam sianida yang terkandung dalam buah ini dapat menguap pada suhu 26 derajat celcius sehingga dapat membunuh binatang yang menghirupnya tetapi aman untuk pengawetan ikan).
  5. Asam Hidnokarpat
  6. Asam Khaulmograt
  7. Asam Glorat
  8. Tanin (sebagai pengawet ikan)

Beriku ini kandungan gizi yang terkandung dalam buah kluak/ pangi yang baik untuk kesehatan. hasil ini di dapat dari penelitian terhadap 100 gram kluwak/ pangi dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 80%:

  1. 273 kilokalori
  2. protein 10 gram
  3. karbohidrat 13,5 gram
  4. lemak 24 gram
  5. kalsium 40 miligram
  6. fosfor 100 miligram
  7. zat bersi 2 miligram
  8. vitamin A
  9. vitamin B1 0,15 miligram
  10. vitamin C 30 miligram

Walaupun buah ini memiliki kandungan racun di dalamnya, namun dengan pengolahan yang tepat buah ini dapat dimanfaatkan baik sebagai sayur maupun sebagai bumbu untuk memasak ikan dan daging bagi orang Toraja. Terbukti beberapa masakan khas Toraja menggunakan buah ini sebagai bahannya seperti tollo’ lendong pamarrasan (bahan utama belut dan isi dari biji buah pangi/kluwek), tollo’ pamaraasan duku’ bai (daging babi) atau bale (ikan).

biji dari buah pangi/ kluwak

Selain digunakan untuk sayur dan juga bumbu pada masakan tradisional, ternyata buah pangi/kluwak juga mempunyai khasiat untuk menyembuhkan penyakit seperti:

  1. obat cacingan dan luka bakar. bagian yang digunakan sebagai obat cacing dan luka bakar adalah daun pangi/kluwak karena memiliki kandungan antiseptik dan disenfektan. buah ini juga mengandung tanin yang dapat berfungsi sebagai antimikroba yang bisa digunakan untuk mengatasi cacing kremi yang bersarang di pencernaan.
  2. mengobati penyakit gatal-gatal
  3. memperlancar haid
  4. dapat mengatasi lepra
  5. mengobati penyakit kudis
  6. sebagai obat tidur
  7. membersihkan koreng pada kulit
  8. mengatasi kolestrol
  9. dan masih banyak lagi manfaat dari tumbuhan pangi ini

Tanaman pangi atau kluwak juga bisa dijadikan sebagai pengawet makanan seperti ikan. caranya adalah Setiap 50 kg ikan, sediakanlah biji kluwek yang sudah dicacah dan dicampur garam. Ukuran campuran garam dan kluwek adalah 1 kg banding 1 kg. dicampurkan dan lumuri ikan dengan ramuan tersebut lalu masukkan ke dalam ember plastik dan tutup rapat. Ramuan ini akan mampu mengawetkan ikan selama 6 hari. Dan untuk membuat racun sianidanya cukup buka ember selama 5 menit setiap harinya untuk mengeluarkan uap sianida.


Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).