Menikah merupakan dambaan setiap orang dan setiap orang pasti punya kriteria seperti apa pasangan yang dia idam-idamkan untuk mendampingi dirinya kelak. Jika kamu sudah memiliki rencana untuk masuk kedalam pernikahan dan membangun rumah tangga, tentunya ada pertimbangan-pertimbangan yang sifatnya realistis yang perlu kamu fikirkan,

Tidak bisa dipungkiri bahwa dunia setelah menikah jauh berbeda dengan dunia saat masih pacaran. mungkin selama pacaran, dunia yang kamu rasakan begitu indah karena belum ada tanggung jawab yang betul-betul harus kamu penuhi tetapi ketika sudah masuk dalam pernikahan tanggung jawabmu banyak. Oleh karena itu sebelum masuk dalam pernikahan fikirkanlah dulu hal-hal di bawah ini:

  1. Keuangan dan Pekerjaan

Hal yang paling mendasar yang harus kamu fikirkan sebelum masuk kedalam pernikahan adalah masalah keuangan. keuangan merupakan bagian paling sensitif ketika sudah masuk dalam rumah tangga jadi bicarakanlah terlebih dahulu dengan pasangan anda bagaimanakah tata cara pengelolahan keuangan dalam rumah tangga anda nantinya. Usahakanlah ketika hendak masuk dalam rumah tangga, anda sudah mempunyai pekerjaan yang tetap. Mungkin anda berfikir bahwa pihak laki-lakilah yang akan membiayai kehidupan istrinya tetapi pada zaman sekarang ini baik pria maupun wanita sudah mampu dan memungkinkan untuk memiliki pekerjaan masing-masing sehingga keuangan dalam rumah tangga anda nantinya dapat terorganisir dengan baik. 

2. Buka-bukaan Dengan Pasangan Anda

hal selanjutnya yang tak kala pentingnya ketika hendak memasuki sebuah rumah tangga adalah sifat keterbukaan. Ambillah waktu sejenak bersama dengan pasangan anda kemudian ungkapkanlah apa yang selama ini anda sembunyikan selama menjalani proses pacaran atau masa perkenalan. Jangan sampai ketika sudah masuk dalam rumah tangga kemudian masalah-masalah tersebut terbongkar, kan bisa berabe urusannya. untung baik kalau masih bisa ditanggulangi alias masih bersifat dewasa dalam menghadapi masalah dan tidak sampai kepada perceraian.

3. Kenali Pasangan Anda dan Keluarganya

Ada sebuah kalimat yang biasa dilontarkan oleh pasangan kekasih yang sedang dimabuk asmara “Pacaran merupakan sebuah proses untuk saling mengenal lebih dalam satu sama lain”. Dari kalimat ini mengandung makna yang cukup dalam bahwa proses pacaran memang sangat dibutuhkan sebelum masuk dalam rana pernikahan. Sangat penting untuk mengenal siapa pasangan anda, bagaimana sifat dan karakternya, dan juga yang tak kala pentingnya adalah mengenal akan keluarga dari sang pujaan hati.

Poin penting yang mau saya tekankan disini adalah bagaimana kamu bisa akrab dan menjadi satu dengan keluarga dari sang pujaan hatimu bukan hanya dengan pujaan hatimu saja karena jikalau kamu sudah masuk dalam rumah tangga, keluarganya merupakan keluarga kamu juga jadi sebisa mungkin tetap jalin hubungan dan komunikasi yang baik dengan keluarga besarnya yah.

4. Membangun Hubungan Spiritual Dengan Sang Pencipta

hal yang paling penting ketika masuk dalam rumah tangga adalah membangung hubungan spiritual dengan sang pencipta. Hubungan yang tidak di dasari takut akan Tuhan niscaya akan retak dan hancur. Penting juga untuk menanamkan nilai-nilai spiritual pada anak-anak anda kelak karena hal tersebut akan mendidik anak-anak anda untuk patuh terhadap norma-norma dan aturan agama. Coba anda bayangkan jika anda tidak mendasarkan hidup anda untuk tidak takut dan tidak menyembah sang pencipta, pasti anak-anak anda kelak juga akan bersifat demikian.

5. Selalu Meminta Saran Dari Orang-Orang Terdekat

Terkadang hal-hal yang sudah direncanakan dalam hidup tidak berjalan dengan yang seharusnya dan harus menghadapi jalan buntu. jangan malu untuk meminta pendapat dari orang-orang terdekat anda seperti teman dekat, sahabat ataupun keluarga mengenai masalah anda dengan pasangan anda. Siapa tau melalui mereka kamu akan dibantu untuk mengatasi masalah-masalah tersebut.

Mungkin masih banyak pertimbangan-pertimbangan yang lain sebelum memasuki rumah tangga walaupun anda merasa bahwa pasangan yang bersama dengan anda saat ini betul-betul pasangan yang terbaik untuk anda tapi tidak ada salahnya untuk melihat jauh kedepan. Banyak kemungkinan bisa terjadi kedepannya dan tidak ada seorangpun yang tahu akan kemungkinan-kemungkinan tersebut kecuali sang pencipta oleh karenanya milikilah pertimbangan-pertimbangan dan siapkanlah diri anda untuk menghadapi segala kemungkinan tersebut.


Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).