Kenali Penyakit Cacar Monyet (Monkeypox) Dari Sekarang

Spread the love

Kasus cacar Monkeypox berjangkit di Singapore?

Pemerintah Singapura pada tgl 8.5.2019 mengkonfirmasi kasus pertama penyakit cacar monyet ( monkeypox) dibawa seorang warga Nigeria berusia 38 tahun yang tiba di Singapura pada 28 April lalu. Saat menjalani tes kesehatan, warga Nigeria itu dinyatakan positif terjangkit monkeypox.nWarga Nigeria dalam kondisi stabil dan masih dirawat di ruang isolasi di Pusat Penyakit Menular Nasional (NCID).

Pemerintah Singapore memastikan penyakit langka ini adalah pertama kali ditemukan. Demikian disampaikan Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) menjelaskan dalam pernyataan resminya, Kamis (9/5/2019).

Perkembangan Penyakit Cacar Monyet

Pada tahun 1970 Kasus monkeypox pertama ditemukan dii Republik Demokratik Kongo. Pada tahun 2017 di Nigeria, ada 172 kasus monkeypox diidentifikasi dan 61 kasus yang dikonfirmasi dilaporkan di seluruh negeri. 35% penderita laki usia antara 21 dan 40 tahun.

Pada September 2018 di Inggris terdekteksi Cacar Monkeyspot dengan status siaga 1ada beberapa orang yang dirawat di rumah sakit karena penyakit ini, mereka adalah Pasien dari Cornwall baru baru ini mengunjungi Nigeria. Kedua pasien dari Blackpool dan ketiga pasien dari Newcastle. Ketiganya sekarang dirawat dalam ruang isolasi.

Apa Itu Cacar Monyet?

Cacar monyet adalah penyakit langka yang disebabkan virus dan ditularkan ke manusia dari hewan terutama di wilayah tengah dan barat Afrika Namun sampai detik ini belum ada obat maupun vaksin pencegahan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mengatakan monkeypox( cacar monyet) adalah virus mematikan yang berasal dari hujan tropis di Afrika Tengah dan Barat. Monkeypox ( cacar monyet ) didefinisikan sebagai virus zoonotik (ditularkan dari hewan ke manusia). Dari bentuknya, ia mirip dengan cacar.

Baca Juga  Bukan Lemah Jantung, Berikut Penyebab Tangan Berkeringat

Meskipun awalnya ditularkan ke manusia melalui kontak dengan darah atau cairan tubuh primata yang terkontaminasi (atau hewan pengerat seperti tupai pohon dan tikus), monkeypox adalah penyakit menular sehingga mungkin bisa disebarkan sesama manusia. melalui kontak dengan sekresi saluran pernapasan, terkena luka dari tubuh orang yang terinfeksi atau benda yang terkontaminasi cairan tubuh pasien.

Gejala Monkeypox (Cacar Monyet)

Gejala penyakit ini termasuk demam, nyeri, pembengkakan kelenjar getah bening, dan ruam kulit. Penyakit ini bisa menimbulkan komplikasi seperti pneumonia dan di beberapa kasus mengakibatkan kematian.

Penyakit ini memiliki masa inkubasi enam sampai 16 hari. Gejala yang ditimbulkan demam, sakit kepala, pembengkakan, nyeri punggung, nyeri otot, dan kelesuan umum. Setelah demam, tubuh penderita akan mengalami erupsi kulit, di mana ruam menyebar di seluruh wajah, diikuti oleh sisa tubuh. Biasanya ruam paling sering terjadi di telapak tangan dan telapak kaki.

Menurut ahli, virus ini sulit didiagnosis tanpa bantuan analisis laboratorium karena kesamaan gejala dengan virus lain yang menyebabkan ruam, seperti cacar air, campak, kudis dan sifilis.

Bahayakah Cacar Monyet?

Meskipun korban jiwanya masih di bawah cacar, tapi sudah ada korban jiwa akibat monkeypox. Khususnya di kalangan muda. WHO mengatakan bahwa tingkat kematian kasus ini kurang dari 10 persen. Namun bukan berarti virus ini bisa dianggap sebelah mata. Belum ada vaksin atau pengobatan khusus yang tersedia. Tetapi vaksin cacar yang sudah ada sebelumnya telah terbukti 85 persen efektif dalam memerangi penyakit ini.

Departemen Kesehatan Inggris melalui badan Public Health England (PHE) sedang hati-hati dalam memeranginya. Terutama mereka yang sudah melakukan kontak dengan pasien yang telah didiagnosis. Demikian pengetahuan Cacar Monyet kami sajikan buat anda dan semoga keluarga anda tetap dalam keadaan sehat. Bagikan tulisan ini agar semakin banyak orang yang tahu bahaya dari penyakit cacar monyet tersebut

Baca Juga  Khasiat dan Manfaat Madu Murni Untuk Kesehatan Kulit

Sumber dan penulis: Dr. Wahyu Triasmara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *