Tinjauan Umum Tentang Intranatal Care

Pengertian

Persalinan adalah proses dimana bayi,plasenta dan selaput ketuban keluar dari uterus ibu.Persalinan  dianggap normal jika prosesnya terjadi pada usia kehamilan cukup bulan (setelah 37 minggu)tanpa adanya penyulit(APN,2014). Persalinan meliputi (inpartu) sejak uterus berkontraksi dan menyebabkan perubahan pada serviks(membuka dan menipis) dan berakhir dengan lahirnya plansenta lengkap. Ibu belum impartu jika kontraksi uterus tidak mengakibatkan perubahan serviks.

Faktor-faktor yang berperan dalam persalinan

  • Passage(jalan lahir),yang meliputi
    1. Ukuran panggul
    2. Bentuk panggul
    3. Kemampuan serviks untuk membuka dan kemampuan vagina untuk meregang
  • Passenger (janin)yang meliputi
    1. Ukuran janin,terutama kepala janin
    2. Sikap janin,yang mendeskripsikan hubungan antara kepala,bahu,dan tungkai janin taerhadap satu sama lain
    3. Persentase janin, yang mendeskripsikan bagian janin yang masuk panggul pertama kali
    4. Posisi janin,yang menunjukkan arah bagian presentasi menghadap yaitu depan,samping,atau belangkang panggul ibu.
  • Power (tenaga) yang meliputi:
    1. frekuensi,durasi,dan intensitas kontraksi uterus.
    2. Tekanan abdomen yang terjadi akibat mengejan pada kala II persalinan
  • Psyche(konsisi psikis),yang meliputi:
    • Persiapan fisik ,emosi,dan intelektual ibu
    • Pengalaman pelahiran ibu sebelumnya
    • Sikap budaya ibu
    • Dukungan dari orang yang penting bagi ibu.(kennedy dkk,2014)

Tahapan Persalinan

Kala I Persalinan

Kala satu persalinan dimulai sejak terjadinya kontraksi uterus  yang teratur dan meningkat (frekuensi dan kekuatannya) hingga serviks membuka lengkap (10 cm).Kala 1 persalinan terdiri atas dua fase yaitu fase aktif dan fase laten.

  • Fase laten pada kala satu persalinan
    1. Dimulai sejak awal berkontraksi yang menyebabkan penipisan dari pembukaan  serviks  secara bertahap
    2. Berlangsung hingga serviks membuka 4 cm
    3. Pada umumnya,fase laten berlangsung hamper atau hingga 8 jam
  • Fase aktif pada kala satu persalinan
    1. Frekuensi yang lama dan kontraksi uterus akan meningkat secara bertahap (kontraksi dianggap adekuat/memadai jika terjadi tiga kali atau lebih dalam waktu 10 menit,dan berlangsung selama 40 detik atau lebih).
    2. Dari pembukaan 4 cm hingga mencapai pembukaan lengkap atau 10 cm,akan terjadi dengan kecepatan rata-rata 1 cm perjam (nulipara atau primigravida)atau lebih dari 1cm hingga 2 cm (multipara).
    3. Terjadi penurunan terbawah janin.

Kala II (Kala pengeluaran Janin)

Dimulai dari pembukaan jani lengkap sampai lahir bayi. Gejalanya adalah sebagai berikut:

  • His terkoordinir,kuat,cepat dan lebih lama,kira-kira 2-3 menit sekali
  • Ibu mempunyai dorongan kuat
  • Ibu merasa ada dorongan pada anus.
  • Perineum menonjol
  • Vulva dan anus membuka.

Kala  III (Kala pengeluaran uri)

Tanada-Tanda Pelepasan plasenta:

  • Perubahan bentuk dan tinggi uteri.
  • Tali pusat memanjang.
  • Semburan darah tiba-tiba

Kala IV

Adalah kala pengawasan segera setelah plasenta lahir  selama 1 jam sampai 2 jam untuk mengamati keadaan ibu terutama terhadap bahaya perdarahan postpartum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *