Makna, Simbol dan Sejarah Paskah

Sejarah dan Makna Paskah

Makna, Simbol dan Sejarah Paskah – Indonesia Terpercaya, Paskah (bahasa Ibrani Pesakh), jika diartikan secara harafiah adalah lewat atau Tuhan lewat, melampaui (Kej. 3:8; Kel 12:13b). Paskah dalam Perjanjian Lama (Kel. 12:12-13), terjadi pada peristiwa kematian semua anak sulung di tanah Mesir, baik manusia maupun binatang.

Disitu Allah berjalan melewati, melampaui (pesakh) rumah-rumah dengan pintu bertanda darah. Tetapi tidak demikian dengan rumah-rumah yang pintunya tidak bertandakan darah, disitu akan terjadi tulah kematian anak sulung.

Dalam Perjanjian Baru, Paulus menyebut Yesus adalah “Anak Domba Paskah”. Gereja percaya bahwa sebagai Anak Domba Paskah, Yesus disalibkan, mati dan dikuburkan dan pada hari yang ketiga bangkit dari antara orang mati. Paskah menjadi simbol memperingati peristiwa yang paling sakral dalam hidup Yesus, yaitu kematian dan kebangkitanNya.

Masa paskah yang intinya adalah kebangkitan Yesus, perayaannya sudah dimulai pada perayaan kamis putih jam 6 sore untuk 7 minggu Masa Paskah selanjutnya sampai keturunan Roh Kudus. Tetapi dari segi kalender gerejawi, siklus paskah berlangsung hingga akhir tahun gerejawi. Kebangkitan Yesus dari antara orang mati adalah klimaks dari peristiwa paskah yaitu sengsara, kematian, dan kebangkitanNya.

Simbol Paskah

Berikut ini simbol yang biasa digunakan dalam perayaan Paskah orang Kristiani sebagai berikut:

  • Obor Paskah
    Obor Paskah merupakan simbolisasi yang sangat kuat dalam Perayaan Paskah. Pawai obor pada waktu subuh merupakan simbol perjalanan murid ke kubur Yesus.
  • Telur Paskah
    Mengenai telur Paskah, sungguh menakjubkan bahwa suatu makhluk hidup yang baru, muncul dari objek (telur) yang nampaknya mati. Demikianlah dengan kebangkitan Yesus. Di kalangan Kristen, telur sebagai simbol makam batu dimana Kristus keluar menyongsong hidup baru melalui kebangkitanNya. Bisa juga dipertimbangkan sekarang sebagai simbol ikut bersama dengan Yesus dalam penderitaanNya.
  • Lilin Paskah
    Lilin Paskah dinyalakan pada hari kebangkitan, karena: “Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya” (Yoh. 14:1,4-5). Lilin Paskah adalah simbol Kristus sendiri sebagai terang atau cahaya dunia.

Demikianlah Makna, Simbol dan Sejarah Paskah yang bersumber dari Buku Liturgi Gereja Toraja, semoga bermanfaat. Sekian dan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *