Silsilah Keturunan Adam dan Hawa Lengkap

Silsilah Keturunan Adam dan Hawa Lengkap – Indonesia Terpercaya, Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Dan pada saat itu bumi belum terbentuk dan kosong; gelapgulita yang menutupi samudera raya, dan Roh Allah yang masih melayang-layang di atas permukaan air. Oleh sebab itu Tuhan berfirman untuk menciptakan langit dan bumi.

Sesudah Allah menciptakan semua yang ada di muka bumi ini ia melihat segala yang dijadikannya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam. Dan pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuatnya itu, berhentihlah ia dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuatnya itu.

Ketika Tuhan Allah menjadikan bumi dan langit, pada saat itu belum ada semak apa pun ydi bumi, belum ada tumbuh-tumbuhan apa pun di padang. Maka dari itulah Tuhan allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup Yaitu Adam dan Hawa.

Manusia dan taman Eden

Pada saat itu Tuhan Allah  membuat taman Eden, di sebelah timur, disitulah ditempatkannya manusia yang dibentuknya itu. Tuhan Allah telah berfirman : Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja aku akan penolong baginya yang sepadan dengan dia. Lalu Tuhan Allah membuat manusia itu tertidur nyenyak, ketika ia tidur, Tuhan Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki.

Manusia jatuh ke dalam dosa

Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segalah binatang di darat yang di jadikannya oleh Tuhan Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu : “ Tentulah Allah berfirman : semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya bukan?

Lalu sahut perempuan itu kepada ular : “ Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kamu makan tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman : jangan kamu makan ataupun raba buah itu nanti kamu mati.” Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu : Sekali-kali kamu tidak akan mati. Dan pada saat itu manusia itu memakan buah pohon yang ada di tengah-tengah taman eden dan pada saat itulah manusia itu jatuh kedalam dosa. Sebeb engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu.

Manusia itu diberi nama Hawa kepada isterinya, sebab dialah yang menjadi debu ibu semua yang hidup.

Kain dan Habel

Kemudian pada saat manusia itu bersetubuh dengan Hawa isterinya maka  mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Kain. Pada saat itu juga perempuan itu mengandung lagi dan melahirkan Habel. Kain adalah seorang petani sedangkan Habel adalah seorang gembala kambing domba, pada saat Kain dan Habel mempersembahkan sebagian hasil dari pekerjaannya Tuhan lebih mengindahkan persembahan Habel karena dia tulus hati mempersembahkannya, sedangkan persembahan Kain tidak dihindakan Tuhan karena tidak dengan tulus mempersembahkannya. Maka dari itu hati kain sangat panas mukanya muram dia iri hati kepada adiknya Hawa oleh sebab itu ia mengajak Hawa ke lading dan ketika itu juga Kain memukul Habel adiknya itu, lalu membunuhnya.

Keturunan Kain, Set dan Enos

Pada saat itu Kain bersetubuh dengan isterinya dan mengandunglah perempuan itulalu melahirkan Henokh. Kemudian Kain mendirikan sebuah kota yang bernama Henokh dimana menurut nama anaknya. Henokh lahirlah Irad, dan Irag itu memperanakan Mehuyael, Mehuyael memperanakan Metusael, dan Metusael memperanakan Lamekh.

Lamekh mengambil isteri dua orang yang satu namanya ada, yang lain  Zila, kemudian Adam bersetubuh pula dengan isterinya, lalu perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan menamainnya Set. Lahirlah seorang anak laki-laki bagi Set dan anak iyu dinamainya Enos.

Keturunan Adam

Inilah daftar keturunan Adam. Pada waktu manusia itu diciptakan oleh Allah dibuatnyalah dia menurut rupa Allah. Setelah Adam hidup Seratus Tiga Puluh Tahun, ia memperanakan seorang anak laki-laki menurut rupa dan gambarnya, lalu member nama Set.

  1. Umur Adam setelah memperanakan Set delapan ratus tahun.
  2. Setelah Set hidup seratus lima tahun ia memperanakan Enos.
  3. Setelah Enos hidup Sembilan puluh tahun, ia memperanakan Kenan.
  4. Setelah Kenan hidup tujuh puluh tahun, ia memperanakan Mahalaleel.
  5. Setelah Mahalaleel hidup enam puluh lima tahin, ia memperanakan Yared.
  6. Setelah Yared hidup enam puluh dua tahun, ia memperanakan Henokh,
  7. Setelah Henokh hidup enam puluh lima tahun, ia memperanakan  Metusalah.
  8. Setelah Metusalah hidup seratus delapan piluh tujuh tahun, ia memperanakan Lamekh.
  9. Setelah Lamekh hidup seratus delapan puluh dua tahun, ia memperanakan anak laki-laki dan member nama Nuh.
  10. Setelah Nuh berumur lima ratus tahun. Ia memperanakan Sem, Ham, dan Yaafet.

Riwayat Nuh

Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela diantara orang-orang sezamannya, dan Nuh hidup bergaul sebagai Allah. Nuh memperanakan tiga orang laki-laki yakni Sem, Ham dan Yafet, hasil perkawinannya dengan isterinya.

Allah memberikan parintah kepada Nuh untuk membuat sebuah Bahtera dengan panjang tiga ratus hasta, lebarnya lima puluh hasta, dan tingginya tiga puluh hasta karena sesungguhnya Tuhan akan mendatangkan air bah.

Dan pada saat air bah itu sudah melanda bumi maka berfirmanlah Tuhan kepada Nuh : “Masuklah ke  dalam Bahtera itu, engkau dan seisi rumahmu, sebab engkaulah yang kulihat benar dihadapanku di antara orang zaman ini. Pada saat itu Nuh berumur Enam Ratus Tahun ketika air bah datang meliputi bumi selama empat puluh hari lamanya.

Lalu Allah mengadakan perjanjian dengan Nuh dan berkata Allah memberkati Nuh dan anak-anaknya serta berfirman kepada mereka: “ Beranakcuculah dan bertamabh banyaklahserta penuhilah bumi. Sesungguhnya aku mengadakan perjanjianku dengan kamu dan dengan keturunanmu, dan dengan segala makhluk hidup yang bersma-sama dengan kamu burung-burung, ternak dan binatang-binatang liar di bumi.

Nuh adalah seorang petani kebun anggur dan pada saat itu Nuh masih hidup tiga ratus lima puluh tahun sesudah air bah jadi Nuh mencapai umur Sembilan ratuslimapuluh tahun, lalu ia mati.

Inilah keturunan Sem, Ham dan Yafet anak-anak Nuh.

  1. Keturunan Yafet ialah Gomer, Magog, Madai, Yawan, Tubal,Mesekh, dan Tiras. Keturunan Yawan ialah Elisa, Tarsis, orang-orang kitim, dan orang Dodamin.
  2. Keturanan Ham ialah Kush, Misraim, Put, dan Kanaan.
  3. Keturunan Sem ialah Elam, Asyur, Arpakshad, Lud dan Aram.

Keturunan Terah. Terah memperanakan Abram, Nahor dan Haran, dan Haran memperanakan Lot.

Abram dipanggil Allah

Berfirmanlah Tuhan kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari srumah bapamu ini ke negeri yang akan kutujukan kepadamu. Abram mempunyai isteri yang bernama Sarai, dan mempunyai anak bernama Lot.

Pada hari itulah Tuhan mengadakan perjanjian dengan Abram serta berfirman: “ Kepada keturunanmulah kuberikan negeri ini, mulai dari sungi mesir sampai ke sungai yang besar itu, sungai Efrat: yakni tanah orang keni, orang kenas, orang kadmon, orang het, orang feris, oaring refaim, orang amori, orang kanaan, orang girgasi, dan orang yebus itu.

Abram dan Lot berpisah

Pada jumlah kawanan kambing domba dan ternak lain yang makin besar mempercepat putusnya ikatan keluarga. Dimana Lot yang atas kemurahan hati pamannya diberi kesempatan memilih, telah memilih padang rumput yang subur di Lembah Yordan.

Kemudian datanglah firman Tuhan kepada Abram dalam suatu penglihatan: “ Janganlah takut, Abram akulah perisaimu; upahmu akan sangat besar.” Ketika Abram berkata kepada firman Tuhan “ Tetapi kenapa engkau tidak memberikan aku keturunan, sehingga seorang hambaku nanti menjadi ahli warisku” , tetapi Tuhan berfirman kepadanya: “ Orang ini tidak akan menjadi ahli warismu, melainkan anak kandungmu, dialah yang akan menjadi ahli warismu.”

Adapun Sarai, isteri Abram itu, tidak beranak. Sarai ini mempunyai seorang hamba perempuan, orang mesir, Hagar namanya. Lalu Hagar melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abram dan Abram menamai anak yang dilahirkan Hagar itu Ismael. Pada saat itu Abram berumur delapan puluh enam tahun, ketika Hagar melahirkan Ismael baginya. Abram berumur tujuh puluh lima tahun ketika dipanggil Tuhan.

Ketika Abram berumur Sembilan puluh Sembilan tahun, Maka Tuhan menampakkan diri kepada Abram dan berfirman kepadanya: “Akulah Allah yang mahakuasa, hiduplah di hadapanku dengan tidak bercela. Oleh sebab itulah Allah mengadakan perjanjian kepada Abram dan Allah mengatakan bahwa : “Engkau akan menjadi Bapa sejumlah besar bangsa. Karna itulah namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham, karena engkau telah kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa.

Selanjutnya Allah berfirman kepada Abraham: “Tentang isterimu Sarai, janganlah engkau menyebut dia lagi Sarai, tetapi Sara itulah namanya. Pada saat itu jugalah Allah berfirman: “Tidak, melainkan isterimu sarah yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan menamai dia Ishak, dan aku akan mengadakan perjanjianku dengan dia menjadi perjanjian yang kekal untuk keturunannya. Dua puluh lima tahun telah berlalu antara janji dan penggenapannya.

Orang tua Ishak yang telah lanjut usia itu mempunyai alasan yang kuat untuk sangat bersukacita atas kelahirannya. Abraham juga membuktikan keimanannya sendiri yaitu taat pada panggilan Allah, memberikan kebebasan kepada lot untuk tanah, ia memberikan persepuluhan, ia beriman kepada Allah untuk mendapat anak, ia rela mempersembahkan anaknya, dan doanya untuk Sodom. Abram artinya “ Bapa Termulia” diubah menjadi Abraham artinya “ Bapa jumlah bangsa yang banyak “

Doa Abraham memberikan gambaran mengenai kualitas hubungan Abraham dengan Allah, dalam peristiwa ini Sodom tidak dapat menghasilkan sepuluh saja orang yang benar. Tetapi kita telah melihat suatu kenyataan mengenai panjangnya belas kasihan Allah.

Ishak

Seperti yang di janjikan Allah kepada Abraham bahwa Sara isterinya akan mengandung, lalu ia melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abraham dalam masa tuanya pada waktu tang telah di tetapkan, sesuai dengan firman Allah kepadanya. Abraham menamai anaknya yang baru lahir itu Ishak, yang dilahirkan Sara baginya. Pada saat Ishak berumur delapan hari Abraham menyunat Ishak anaknya seperti yang sudah di perintahkan Allah kepdanya.

Ishak adalah anak perjanjian Allah kepada Abraham. Ishak artinya Tertawa.Waktu Ishak lahir pada waktu Abraham berumur seratus tahun (100), dan Sara berumur Sembilan puluh tahun (90).

Dua puluh lima tahun telah berlalu antara janji dan penggenapannya. Orang tua Ishak yang telah lanjut usia itu mempunyai alas an yang kuat untuk sangat bersukacita atas kelahiran. Tuntunan Sara agar Hagar dan Ismael berlawanan dengan adat kebiasaan yang ada. Abraham membutuhkan pendapat Allah sebelum ia menyetujuinya dan selanjutnya memperlihatkan mengapa keretakan tersebut tidak dapat dielakkan.

Sara hidup seratus dua puluh tujuh lamanya, kemudian matilah Sara di Kiryat-Arba, yaitu Hebron, di tanah kanaan, pada saat itu Abraham suaminya datang meratapi dan menangisinya. Sara di kubur didalam Gua Makhpela.

Adapun Abraham yang telah lanjut usia itu mempunyai hamba yang paling tua dalam rumah itu yang sudah menjadi kuasa atas segala kepunyaannya, lalu Abraham membuat perjanjian kepada hambanya itu yang berbunyi: “ Baiklah letakkanlah tanganmu di bawah pangkal pahaku, supaya aku mengambil sumpahmu demi Tuhan, Allah yang emounya langit dan empunya bumi, bahwa engkau tidak akan mengambil untuk anakku seorang isteri dari antara perempuan kanaan di antaranya aku diam.

Tetapi engkau harus pergi ke negeriku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang isteri bagi Ishak, anakku.” Kisah ini menggambarkan pernikahan yang perjodohannya sudah diatur menurut tradisi di negeri-negeri Timur. Hadiah-hadiah ini di peruntukkan untuk Ribka berupa perhiasan emas dan perak serta pakaian kebesaran, ini semua dari Hamba Abraham itu merupakan tanda ikatan pertunangan.

Jadi saya dapat menarik kesimpulan bahwa Allah yang dengan jelas telah membimbing dalam setiap tahap tersebut, menaruh materainya pada pernikahan itu dengan timbulnya kasih Ishak yang mendalam terhadap Ribka. Ishak menerima dan mencintainya saat berumur empat puluh tahun dan demikian ia dihiburkan setelah ibunya meninggalkan.

  1. Keturunan Abraham dari Ketura. Abraham mengambil pula seorang isteri, namanya Ketura perempuan itu memberikan keturunan kepada Abraham yaitu Zimram, Yoksan, Medan, Median, Isybak dan Sauh. Yoksan memperanakan Seyba dan Dedan. Keturunan Dedan ialah orang Asyur, orang Letush, dan orang Leum. Keturunan Madian ialah Efa, Efer, Henokh, Abida dan Elda. Abraham memberikan segala harta miliknya kepada Ishak.
  2. Abraham meninggal dan dikuburkan. Pada saat itu Abraham mencapai umur seratus tujuh puluh lima tahun, lalu ia meninggal, pada saat Abraham mau di kubur anak-anaknya, Ishak dan Ismael menguburkan di dalam Gua Makhpela, di  padang Efron bin Zohar, orang Het itu, padang yang letaknya disebalah timur Mamre, yang dimana Abraham telah membeli dari Bani Het disanalah terbukur Abraham dan Sara isterinya.
  3. Keturunan Ismael, anak Abraham dari Hagar perempuan mesir, hamaba sara itu dan keturunan Ishak yang memperanakkan Esau dan Yakub. Ketika Esau telah berumur empat puluh tahun ia mengambil Yudit dan Basmat menjadi isterinya, kedua perempuan itu menimbulkan kepedihan hati bagi Ishak dan bagi Ribka.
  4. Esau dan Yakub. Riwayat keturunan Ishak, anak Abraham pada saat Ishak berumur empat puluh tahun, ketika Ribka, anak Betual, orang Aram dari padang-aram, saudara perempuan Laban orang aram itu, diambilnya menjadi isterinya. Maka Ishak berdoa kepada Tuhan untuk isterunya, sebab isterinya itu mandul, lalu Tuhan mendengarkan doa Ishak lalu mengabulkannya sehingga Ribka isterinya itu mengandung. Setelah genap harinya untuk bersalin, keluarlah yang pertama warnanya merah, seluruh tubuhnya seperti jubah berbulu sebab itu ia dinamai ESAU, sesudah itu keluarlah adiknya, tangannya memegang tumit Esau, sebab itu dinamai Yakub, Ishak mendapat anak kembar yaitu Esau dan Yakub pada saat itu Ishak berumur enam puluh tahun pada waktu mereka lahir. Ishak berumur seratus delapan puluh tahun lalu ia meninggal.

Keturunan Yakub

Yakub ialah anak kembar dari Ishak dan Ribka, ia adalah anak perjanjian menjadi bangsa yang besar.

Anak-anak Yakub yaitu:

  1. Dari Lea          :  Ruben, Simon, Lewi, Yehuda, Isakhar, dan Zebulon.
  2. Dari Bilha        :  Dan/ Naftali
  3. Dari Zilfa        :  Gat/ Asyer
  4. Dari Rahel       :  Yusuf/ Benyamin

Yakub berangkat dari bersyeba dan pergi keharan. Dia bermimpi bertemu dengan Allah dan Allah menyertai Dia kemanapun dia pergi ketika Yakub bangun dari tidurnya dan keesokan pagi-pagi Yakub mengambil batu dan pakainya sebagai alas kepada dan mendirikan itu menjadi tugu dan menuang inyak diatasnya ia menamai tempat itu Betel, dahulu nama kota itu Lus.

Berangkatlah Yakub kenegri bani timur, dia bertanya kepada orang haran tentang rumah laban ketika mereka sedang berbincang datanglah Rahel anak laban saudara ibunya, Yakub menceritakan kabar tentang yakub  kepda Rahel dan rahel menceritakannya kepda ayahnya maka laban menyuruh yakub untuk tinggal dirumahnya. Yakub bekerja dirumah laban dan memberikan yakub upah.

Laban mempunyai 2 anak perempuan yakni Lea dan adiknya Rahel, Yakub cinta pada Rahel sehingga dia bekerja selama tujuh tahun untuk mendapatkan Rahel, tetapi ketika genap tujuh tahun Laban memberikan Lea kepada Yakub sebab tidak boleh perkawinan adiknya lebih dulu daripada kakaknya.

Yakub pun bekerja tujuh tahun lagi untuk mendapatkan Rahel tetapi Laban memberikan dia Zilpa budaknya perempuan sehingga Yakub bekerja lagi selama tujuh tahun untuk mendapatkan Rahel. Ketika Tuhan melihat, bahwa Lea tidak dicintai dibukanyalah kandungannya sehingga Lea mengandung dan melahirkan anak laki-laki yaitu Ruben, Simeon,, Lewi, Yehuda, Zilpa, juga mengandung untuk Yakub yaitu Dan, Naftali, Gad, Asyer, Zebulon, dan dina. Lalu ingatlah Allah akan Rahel Allah mendengarkan permohonannya serta membuka kandungannya, dan Rahel pun mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki ia menamai anak itu Yusuf.

Yakub lari meninggalkan Laban dinaikkannya anak-anaknya dan isteri-isterinya keatas unta, Laban mengejar Yakub bersama sanak saudaranya selama tujuh hari perjalanan jauhnya lalu ia mendapatkan di pegunungan Gilead.

Yakub takut bertemu dengan Esau, Yakub menyuruh utusannya berjalan lebih dahulu mendapatkan Esau kakinya, Yakub melayangkan pandanganya, lalu dilihatnyalah Esau datang menghampiri dia. Yakub berjalan-jalan di depan dan ia sujud ketanah tujuh kali, hingga ia sampai kedekat kekakaknya itu, tetapi Esau berlari mendapatkan dia didekapnya dia lalu bertangis-tangsilah mereka istri anak-anak dan budak-budak Yakub pun datang serta sujud dihadapan Esau.

Sesudah itu berangkatlah dari betel, sampai di Efrata bersalinlah Rahel dan sanagat bersukar ketika ia hendak menghembuskan nafas kemudian ia mati ayahnya memberi nama anak itu Benyamin, Rahel dikuburkan di Efrata yaitu Bethlemen. Sampailah Yakub kepada Ishak ayahnya di memre, umur Ishak seratus delapan puluh tahun lalu meninggallah Ishak dan dikumpulkan kepada kaum leluhurnya maka Esau dan Yakub anak-anaknya itu mengubur dia

Demikianlah ulasan saya mengenai Silsilah Keturunan Adam dan Hawa Lengkap, semoga dapat bermanfaat. Sekian dan Terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *