Simbol dan Makna Adven dalam Gereja Protestan

Simbol dan Makna Adven dalam Gereja Protestan – Indonesia Terpercaya, Kata Adven berasal dari bahasa latin yakni “adventus” yang berarti “Kedatangan” (dalam bahasa Yunani “parousia”) yang kemudian berkembang menjadi sebutan untuk masa persiapan menyambut kelahiran Yesus dan pengharapan dalam menyongsong kedatangan kembali Yesus Kristus.

Sejak reformasi pada abad ke 16 perayaan adven tetap dirayakan oleh gereja gereja protestan dengan anggapan bahwa adven adalah perayaan awal natal, karena itu gereja protestan banyak yang sudah merayakan natal sebelum 24 Desember. Bagi orang Katolik, Adven adalah persiapan menyambut natal.

Berbeda dengan Gereja Katolik Roma yang menolak perayaan natal sebelum tanggal 25 Desember, Gereja Reformasi sudah dapat merayakan natal pada masa Adven sebagai masa awal, tanpa mengabaikan perlunya memberi penekanan pada bobot penghayatan adventus. Tetapi tampaknya perayaan yang dilakukan cenderung tidak berbeda dengan perayaan pada masa-masa natal, sehingga pemaknaan Adven sebagai masa penantian kelahiran Kristus dan penantian parousia Yesus sering agak meredup.

Karena itu perayaan natal pada masa-masa adven, diharapkan untuk tetap memperhatikan pendirian reformasi yang melihatnya sebagai perayaan awal natal, sehingga dalam perayaan natal pada masa adven, kita tetap memberi penekanan pada bobot penghayatan adventus.

Simbol dan Makna Adven

Salah satu simbol masa adven yang terkenal adalah lingkaran adven, yaitu lingkaran daun cemara yang hijau, dengan taburan warna merah buah berry dan empat lilin (tiga ungu dan satu merah muda) dengan pemaknaan sebagai berikut:

  • Lingkaran adalah simbol hakekat Tuhan yang abadi, tanpa awal dan akhir, sekaligus simbolisasi mahkota duri.
  • lilin adalah simbol cahaya Kristus, terang bagi dunia.
  • Daun cemara hijau dan hidup merupakan simbol Yesus yang mati namun hidup kembali untuk selamanya.
  • Warna merah buah berry adalah simbol butir-butir darah Yesus yang dicurahkan. Jadi walaupun adven adalah masa penantian kelahiran serta parousia Yesus, namun semuanya harus dilihat dalam bingkai penyelamatan dalam Yesus Kristus.
  • Lilin warna ungu adalah simbol pertobatan
  • Lilin warna merah adalah simbol sukacita di tengah pertobatan.

Lingkaran adven tersebut dapat dubuat di rumah maupun di gedung gereja. Lilin lilin adven itu dinyalakan setiap minggu adven sebagai berikut:

  • Adven satu sebagai awal tahun gerejawi, satu lilin ungu
  • Adven dua, dua lilin ungu
  • Adven tiga, dua lilin ungu dan satu merah muda (memiliki simbol sukacita ditengah pertobatan)
  • adven empat, keempatnya dinyalakan dan pada malam natal (24 Desember Malam) keempat lilin tersebut diganti dengan lilin-lilin putih pertanda Adven telah selesai.

Mengenai teknis penyalaan setiap lilin dipercayakan kepada para pelayan Tuhan ketika mengambil bagian dalam pelayanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *