Yesus Kristus: Kelahiran, Pelayanan, Kematian dan Kebangkitan

KEHIDUPAN YESUS KRISTUS

Yesus Kristus: Kelahiran, Pelayanan, Kematian dan Kebangkitan – Indonesia Terpercaya, Yesus, Yesus bin Yusuf adalah seorang tukang kayu, pengkhotbah, guru, rabi, penyembuh, pembuat mukjizat, dan tokoh yahudi yang berasal dari Israel, yang hidup, meninggal dan “bangkit dari kematian” pada abad pertama Masehi.

Yesus didalam kekristenan juga dikenal dengan gelar “Kristus”, atau Mesias, yang sama berarti ,”(orang)yang diurapi”.kata”Kristus”.sosok Yesus menjadi salah satu figur paling penting dalam sejarah Orang kristen percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah, Tuhan, Mesias, dan juru Selamatumat manusia, dan tokoh sentral dalam kepercayaan Krisren.

Sedangkan Agama Yahudi menolak anggapan bahwa Yesus adalah seorang Mesias yang telah dinubuatkan dalamkitab suci mereka, tetapi umumnya menerima sebagai salah satu rabbi. Agama Islam menempatkan Yesus sebagai salah satu dari lima nabiyang sangat dihormati. Sedangkan kaum sekuler mencatat Yesus sebagai seorang guru Yahudi yang memulai ajaran kekristenan.

Kelahiran Yesus Kristus

Yesus dikandung oleh seorang perawan bernama Maria dari Nazaret, Galilea. Sebelum Yuauf dari Betlehem , tapi mereka belum tinggal serumah. Maria mengandung Yesus dari Roh Kudus, sehingga disebutkan bahwa Yesus lahir dari seorang perawan. Matius 1:18-25 mencatat: “Pada waktu Maria, ibun-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isrti.

Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama istiranya di muka umum, ia bermaksud menceraikanya dengan diam-diam. Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi. Malaikat itu berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai istrimu.

Sebab anak yang dikandungnya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamainya Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus”.

[1]

Injil Matius dan Lukas juga mengatakan bahwa sebelum kelahiran yesus, baik Maria ibunya, dan tunangannya, Yusuf, tahu bahwa Yesus akan menjadi Mesias atau Raja yang dijanjikan kepada orang-orang Yahudi, dalam Alkitab Ibrani.

Dalam kitab Injil Lukas paling banyak menceritakan kisah Kelahiran Yesus ini. Pada waktu Yesus dilahirkan pemerintahan ingin setiap keluarga untuk diketahui sehingga setiap orang harus kembali ke tempat dari mna mereka berasal. Yusuf berasal dari kota kecil Betlehem, dekat Yerusalem, jadi meskipun Maria akan segera melahiran, mereka harus melakukan perjalanan dengan ribuan orang lainnya.

Ketika mereka tiba di Betlehem, tibalah waktunya bagi Maria untuk melahirkan putra sulungnya. Ia membungkusnya dengan kain lampin dan membaringkanya di atas palungan(tempat makan ternak), sebab tidak ada tempat rumah peginapan.

Dalam injil Lukas mengatakan bahwa gembala yang mengurus domba dilereng bukit datang untuk melihat bayi itu, karea mendapat kabar dari para malaikat, lalu nereka pergi bernyanyi dan memuji Tuhan atas Raja dan Juruslamat yang baru lahir.

Setelah berumur 8 hari, bayi Yesus disunat dan diberi nama secara resmi ”Yesus”. Pada usia 40 hari, pertama kali dibawa ke Bait Allah di Yerusalem dan disana bertemu dua orang yang mennyambutnya, yaitu Simeon dan Hana.

Dalam Injil Matius diceritakan bahwaorang-orang bijak dari Timur melihat bintang baru di langit dan datang untuk menemukan Yesus, karenan mereka tahu bahwa Mesias itu akan lahir, dan bahwa bintang adalah tanda bahwa Yesus lahir untuk menjadi seorang Raja. Karena raja waktu itu Herodes tahu, maka ia memerintahkan membunuh setiap anak berusia 2 tahun ke bawah di Betlehem.

Namun, karena diberitahu dalam mimpi, Yusuf sudah pergi terlebig dahulu membawa Maria dan Yesus pindah ke Mesir. Mereka baru kembali ke Israel setelah Herodes mati, tetapi karena takut terhadap raja penggantinya, Arkhelaus, Yesus dibesarkan di kota Nazaret di Galilea. Sejak itu Yesus dikenal sebagai orang Nazaret, bahkan seawaktu disalibkan, dituliskan namanya sebagai “Yesus orang Nazaret”.

Pelayanan Yesus Kristus

Yohanes Pembabtis, yang membabtis Yesus di sungai Yordan. Melihat Roh  Allah, seperti seekor merpati, hinggap pada Yesus, dan suara Allah terdengar, Menurut Alkitab, Roh membawa Yesus ke padang gurun di mana dia berpuasa selama 40 hari. Di sana, Ia docobai Iblis, tetapi berhasil menangkal bahkan mengusir Iblis. Kemudian Yesus pergi ke Galilea, menetap di Kapernaum, dan mulai memberitakan tentang Kerajaan Allah, pada umur sekitar 30 tahun.

Umumnya pengajaran Yesus dismpaikan dengan bercerita, Dia mengajarkan bahwa Allah sendiri adalah Raja sejati, dan bahwa orang harus mengasihi Allah dan mengasihi sesamanya seperti yang diperintahkan oleh Kitab Ibrani kepada mereka. Yesus melakukan mujizat yang menunjukkan tanda-tanda sebagai Utusan Allah, seperti memberi makan pada orang lapar, mengubah air menjadi anggur pada perkawinan di kana, menyembuhkan orang sakit, dan membangkitkan orang mati. Ia juga mengusir roh-roh jahat daro orang yang kerasukan.

Yesus mempunyai dua belas orang yang dikenal sebagai Dua belas Rasul yanf dipilih dan dilatih untuk menyebarkan injil. Dia mempunyai beberapa pengikut, termasuk beberapa perempuan, tapi karena adat Yahudi, para murid perempuan tidak bisa leluasa bepergian ke tempat yang jauh, meskipun mereka turut pergi ke Yerusalem pada akhir hidup Yesus.

Yesus pergi ke Yerusalam, dimana banyak orang mengunjungi kota itu untuk merayakan Hari Paskah, ketika didengar bahwa dia akan datang, mereka menyambutnya seperti raja. Mereka mengira Dia akan membebaskan mereka dari kekuasaan Romawi, tapi Yesus pergi ke Yerusalem dengan menaiki seekor keledai muda, sebagai tanda bahwa ia datang dalam damai.

Yesus melakukan banyak hal yang membuat iri dan kemarahan bagi para pemimpin agama Yahudi. Yesus sering melakukan kritik terhadap kelakuan iman-iman Yahudi. Sebagai contoh, kritiknya terhadap imam Yahudi yang senang mengenakan pakaian atau jubah panjang dan suka berjalan di pasar, serta berdiri dengan doa-doa yang panjang, agar dihormati orang padahal suka menelan harta orang, Yesus menyebut mereka sebagai keturunan Ular beludak.

Yesus juga mengusir orang-orang yang berjual beli di Bait Allah, membalikkan meja-meja penukar uang, serta menyebut Imam Yahudi telah mengubah Bait Allah menjadi sarang penyamun. Disamping Yesus juga banyak melakukan penyembuhan orang sakit pada hari Sabat, yang dilarang oleh aturan para pemimpin agama saat itu.

Kematian Yesus Kristus

Injil mengatakan bahwa para pemimpin Bait Allah marah dan ingin membunuhNya. Mereka mengatakan kepada Pemerintah Romawi bahwa Yesus ingin menjadi raja di negara ini dan mengambil alih kekuasaan. Gubernur Romawi berpikir bahwa Yesus harus dibebaskan. Namun para pemimpin Yahudi berkata,”jika Anda melakukannya, maka Anda bukan sahabat kaisar”.

Gubernur Pontius Pilatus dengan memvonis-Nya hukuman mati, yakni dengan cara disalibkan. Ini adalah cara umum yang digunakan oleh orang-orang Romawi untuk menghukum mati pemberontak dan penjahat.

Keempat Injil ini dan sumber-sumber sejarah mencatat dengan jelas bahwa yang yang mati disalib adalah Yesus sendiri, bukan orang lain, dan kematian-Nya disaksikan oleh orang-orang terdekat-Nya, antara lain ibu yang melahirkan-Nya, murid serta sahabat-sahabat-Nya. Tidak ada satu pun yang menyatakan bahwa yang disalib bukanlah Yesus.

Yesus Dikuburkan

Jenasah Yesus dikuburkan dalam sebuah makam milik salah satu pengikut-Nya, yaitu Yusuf dari Arimatea. Dia dimakamkan terburu-buru, karena menjelang hari Sabat. Menurut pada aturan agama tidak ada yang boleh bekerja. Jenasah Yesus dimakamkan di sebuah gua yang kemudian ditutup oleh batu besar dan dijaga oleh serdadu Romawi,  karena khawarir murid-murid Yesus akan mencuri jasad-Nya, sementara catatan murid-murid Yesus sendiri menulis bahwa karena kematian Yesus, murid Yesus ketakutan dan tercerai berai.

Yesus Bangkit dari Kematian

Pada hari sesudah hari sabat, pagi-pagi subuh, para wanita datang untuk mencuci tubuh dan meminyakiNya dengan ramuan dan minyak wangi. Tetapi Injil mengatakan bahwa mayat Yesus sudah lenyap, dan malaikat duduk di dekat kububur itu dan berkata “Dia tidak ada disini, Dia telah bangkit”

Beberapa orang seperti Tomas muridNya  awalnya meragukan kebangkitan Yesus. Namun Alkitab mengatakan bahwa lebih dari 500 orang, termasuk Tomas, melihat Yesus yang hidup kembali. Ada banyak kisah dalam Injil tentang apa yang Yesus lakukan setelah Ia dibangkitkan.

Yesus Naik ke Sorga

Akhirnya Injil Lukas menegaskan bahwa Yesus membawa murud-muridNya ke sebuah bukit dekat kota Betania, sekitar 3 km dari Yerusalam, dimana Ia memberkati mereka dan menyuruh mereka untuk menyebarkan ajaran-Nya keseluruh dunia, dan kemudian dia terangkat ke sorga.

Demikianlah uraian penulis mengenai gambaran Yesus Kristus: Kelahiran, Pelayanan, Kematian dan Kebangkitan. Ulasan ini hanyalah sebagian kecil dari yang tertuang dalam Kitab Suci (Alkitab). Semoga dapat bermanfaat, sekian dan terima kasih.


[1]Holy Bible (IMB), Kelahiran Yesus, (Surabaya: Yayasan Anugerah Kebenaran Indonesia, 2015), Lukas 2:21

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *