Khotbah Ulang Tahun “Selamat Ulang Tahun”

Bahan Renungan: Yesaya 38:5

“Pergilah dan katakanlah kepada Hizkia: Beginilah firman Tuhan, Allah Daud, Bapa leluhurmu: Telah ku dengar doamu, dan telah kulihat air matamu. Sesungguhnya aku akan memperpanjang usiamu lima belas tahun lagi”

Bahan Pendalaman:

  1. Bagi anda yang berulang tahun bulan ini. Bagaimana anda menyikapi berkat perpanjangan usia itu?
  2. Bagaimana sikap anda ketika mengalami peristiwa seperti Hizkia?

Semua orang senang di hari ulang tahunnya. Banyak sahabat yang datang. Didoakan pendeta dan dapat kado. Rasanya tidak ada yang lebih menggembirakan daripada itu. Ucapan syukur dan pujian kepada Tuhan tiada henti. Tetapi bagaimana kalau Anda mengalami peristiwa seperti Hizkia? Apakah masih ada pujian dan ucapan syukur dari mulut Anda?

Menulis renungan ini saya jadi teringat dengan ulang tahun saya tanggal 27 Oktober ini. Genap saya berusia 39 tahun. Suatu perjalanan yang panjang dan melelahkan. Tetapi saya bersyukur kepada Tuhan atas segala perbuatan tanganNya dalam hidup saya.

Bersyukur untuk perpanjangan usia, kesehatan, kekuatan serta berkat-berkat jasmani dan rohani yang telah diberikanNya. Namun di sisi lain saya sadar, bahwa perpanjangan usia tidak hanya diterima dengan ucapan syukur: didoakan, dapat kado, makan di restoran dan lain-lainnya, melainkan bentuk ucapan syukur itu harus diwujudkan dalam sebuah karya nyata. Berbuat sesuatu yang dapat dinikmati oleh orang lain.

Hizkia memohon agar ia jangan mati, mengingat usianya masih sangat muda dan juga ia hidup dengan benar di hadapan Tuhan. Hizkia punya alasan untuk minta perpanjangan usia. Dan Tuhan memberikannya. 15 tahun lagi. Perpanjangan usia ini tidak membuat Hizkia lupa diri. la berkarya dalam 15 tahun itu. Sebuah terowongan air bawah tanah dibangun, dan bangsa Israel menikmati hasil karya itu sampai hari ini. Mereka tidak pernah kekurangan air.

Apa yang Anda lakukan ketika Tuhan memperpanjang usia Anda 1 tahun lagi? Apakah hanya diselesaikan dengan pesta pora semalam dan kemudian Anda lupa? Tidak! Buatlah sebuah karya nyata yang dapat dinikmati orang lain. Buatlah sebuah karya dimana nama Tuhan dimuliakan.

Berilah sesuatu dari hidup Anda, sekalipun itu hanya berupa sebuah senyum, tegur sapa, waktu, kasih untuk orang-orang disekitar Anda. Kalau Anda karyawan sebuah perusahaan/kantor, bekerjalah dengan penuh tanggungjawab. Kalau Anda seorang pengusaha atau pedagang, berbisnislah dengan jujur. Semua itu kita lakukan sebagai wujud ucapan syukur atas berkat perpanjangan usia yang sudah Tuhan berikan.

Demikianlah Khotbah Ulang Tahun dengan judul renungan “Selamat Ulang Tahun“. Semoga dapat bermanfaat untuk anda. Sekian dan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *