Kumpulan Cerita Natal Sekolah Minggu

Kumpulan Cerita Natal Sekolah Minggu – Indonesia Terpercaya, Natal merupakan sebuah momen perayaan kelahiran Yesus Kristus yang sangat ditunggu-tunggu oleh setiap orang terutama untuk anak-anak sekolah minggu.

Anak-anak sekolah akan semangat merayakan natal, disamping memperingati hari kelahiran Yesus Kristus ada banyak hadiah dan kegiatan-kegiatan gerejawi yang akan semakin menambah semangat perayaan natal terkhusus untuk sekolah minggu.

Dalam perayaan-perayaan tersebut juga yang menjadi point penting adalah mendengarkan cerita natal yang bersumber dari Alkitab mengenai kelahiran Yesus Kristus Sang Juruselamat dunia. Nah berikut ini beberapa cerita sekolah minggu yang bisa anda ceritakan kepada anak-anak sekolah minggu di jemaat anda.

1. Malaikat Gabriel Bertemu Zakharia

Bahan Alkitab: Lukas 1:5-25
Pokok Cerita: Tuhan menjawab doa (ay. 13,14)
Tujuan Cerita:

  • Anak mengetahui bahwa Tuhan menjawab doa kita pada waktu dan cara yang Allah tentukan sendiri
  • Anak tetap percaya kepada Tuhan saat doanya belum dijawab Tuhan, bahkan saat doanya dijawab tidak oleh Tuhan
  • Anak berkeyakinan bahwa semua jawaban doanya adalah yang terbaik dari Tuhan dan pasti terbaik untuk dirinya.

Cerita:

Sebuah keluarga hidup rukun dan damai. mereka sudah sangat tua. mereka tinggal di sebuah kota di pegunungan Yehuda. Mereka hidup sangat taat kepada Tuhan. Namun mereka tidak mempunyai anak.

Dahulu mereka rajin sekali berdoa supaya Tuhan memberi anak kepada mereka. tetapi sekarang mereka mulai sadar, mungkin Tuhan memiliki rencana lain yang belum mereka tahu.

Di tempat yang lain, di Yerusalem kira-kira sehari perjalanan dari tempat keluarga ini, orang-orang mulai berdatangan. Sebentar lagi akan ada hari raya besar orang Yahudi.

Zakharia mohon pamit kepada istrinya Elizabet. Bersama kelompoknya yang bernama kelompok Abia, Zakaria mendapat tugas untuk melayani di bait Allah. Zakharia harus menempuh perjalanan menuju ke Yerusalem.

Yerusalem kota yang indah ada di depan mata sekarang. Namun ada satu bangunan yang sangat terkenal disana, yaitu Bait Allah. Di rumah Tuhan itulah Zakharia akan bertugas bersama dengan imam-imam lainnya. Tapi hanya satu imam yang boleh masuk ke dalam untuk membakar persembahan kepada Tuhan, yang lainnya akan bertugas di luar untuk melayani ratusan ribu orang yang datang untuk beribadah. Setelah dilakukan undian, Zakharia terpilih untuk masuk dalam bait Allah.

Tuhanlah yang memilih Zakharia. Sekarang Zakharia menaiki tangga dan bersiap masuk ke Bait Allah. Sementara itu, orang-orang menunggu di luar.

Sekarang Zakharia berada di dalam Bait Allah. Ia mulai membakar persembahan kepada Tuhan. Tiba-tiba, seorang malaikat Tuhan berdiri di ruangan itu. Zakharia menjadi takut. tetapi malaikat berkata: “jangan takut Zakharia. Tuhan sudah mendengar doamu. Engkau dan istrimu akan memiliki anak laki-laki. Engkau harus member nama Yohanes.” Malaikat itu juga memberitahukan apa yang akan terjadi dengan anak itu.

Anehnya, Imam Zakharia malah ragu. “Bagaimana Mungkin” katanya. “Istriku dan aku sendiri sudah sangat tua.” malaikat menghukum Zakharia karena keraguannya. Dia menjadi bisu, sampai anaknya lahir.

Di luar bait Allah orang-orang menjadi gelisah, karena Zakharia lama sekali berada dalam Bait Allah. Mereka mulai Kuatir, jangan sampai terjadi sesuatu dengan Zakharia.

Zakharia akhirnya keluar. Dia bisu. Orang-orang menjadi sangat keheranan. Zakharia memberi isyarat dengan tangan. Orang-orang mengerti bahwa Zakharia sudah bertemu dengan Allah di waktu dia berada dalam Bait Allah.

Zakharia sudah selesai bertugas. Orang-orang kembali ke negerinya masing-masing. Zakharia juga pulang. Elisabet heran melihat perubahan Zakharia. Zakharia menjelaskan semuanya dengan menulis. Elisabet mengerti. Elisabeth bergembira mendengar berita bahwa ia akan mengandung. Beberapa saat lamanya, Elisabeth benar-benar mengandung. Elisabeth tahu, itu semua perbuatanTuhan.

Penerapan Cerita:

Tuhan mendengar setiap doa umatNya. Tuhan menjawab doa mereka pada waktu yang ia tentukan sendiri. Semua jawaban Tuhan adalah yang terbaik untuk kita. Jawaban doa Zakharia dan Elisabeth tidak hanya akan mendatangkan kegembiraan bagi mereka, tetapi juga untuk semua manusia. Tuhan akan membuat Elizabeth yang mandul dan sudah tua itu mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, anak yang dipersiapkan untuk melaksanakan rencana Tuhan yaitu mempersiapkan manusia menyambut kedatangan Juru Selamat.

2. Malaikat Gabriel Bertemu Maria

Bahan Alkitab: Lukas 1:26-38
Pokok Cerita: Hidup Beroleh Kasih Karunia di Hadapan Allah
Tujuan Cerita:

  • Anak mengetahui bahwa Allah memilih maria semata-mata karena kasih karunia Allah
  • Anak tahu bahwa kasih karunia Allah pasti mendatangkan kebaikan.
  • Anak mengenal dirinya sebagai orang yang dipilih Allah untuk menerima kasih karuniaNya

Cerita:

Allah memerintahkan malaikat Gabriel, untuk pergi ke kota Nazaret di Galilea. Tuhan ingin menyampaikan pesan kepada Maria.

Malaikat Gabriel menjalankan perintah Allah. Malaikat Gabriel masuk ke rumah Maria dan memberi salam kepadanya bahwa Allah memberkati dan menyertainya. Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu ia bertanya dalam hatinya apakah arti salam itu. Malaikat Gabriel menguatkan Maria agar jangan takut, karena ia beroleh kasih karunia di hadapan Allah.

Penerapan cerita diceritakan secara tertenun di sini:
Ia akan mengandung dan akan melahirkan anak laki-laki; hendaklah ia menamai Dia Yesus. Yesus akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Maha Tinggi; Tuhan Allah akan mengaruniakan kepadaNya takhta Daud; Yesus akan menjadi Raja atas keturunan Yakub sampai selama-lamanya; kerajaanNya tidak akan berkesudahan;

Maria terkejut mendengar perkataan malaikat Gabriel. Ia baru bertunangan dengan Yusuf, Yusuf belum mengambilnya untuk menikah dengannya, ia masih perawan “bagaimana mungkin” dirinya dikatakan akan mengandung.

Malaikat Gabriel menjawab maria bahwa Roh Kudus akan turun di atasnya dan Kuasa Allah akan menaunginya. Anak yang akan ia lahirkan itu disebut kudus, Anak Allah. Elisabet, salah seorang kerabatnya yang mandul, pada hari tuanya sedang mengandung enam bulan. Bagi Allah tidak ada yang mustahil.

Tidak ada bantahan terlontar dari bibir Maria. Tidak ada ketakutan akan menghadapi sangsi sosial dari masyarakat karena mengandung sebelum menikah atau ketakutan akan ditolak oleh Yusuf.
Penerapan diceritakan secara tertenun di sini:
Yang terucap adalah kalimat kepatuhan agar rencana Allah digenapi melalui dirinya. Lalu malaikat itu pergi meninggalkan Maria.

Penerapan Cerita:

Allah memilih Maria karena Allah mengasihi Maria. Allah memberikan kasih karuniaNya karena keinginanNya sendiri bukan karena Maria telah melakukan perbuatan baik kepada Allah. Allah memilih Maria, Allah mengasihi Maria dan segala perbuatan Allah kepada Maria pasti mendatangkan kebaikan baginya.

3. Yesus Lahir

Bahan Alkitab: Lukas 2:1-20
Pokok Cerita: Marilah kita pergi ke Betlehen untuk melihat apa yang terjadi disana….. (ay.15,16)
Tujuan Cerita:

  • Anak mengetahui para gembala yang tidak terpelajar itu langsung menerima berita kelahiran Yesus dengan suka cita.
  • Anak menyadari bahwa panggilan Tuhan harus direspon dengan cepat
  • Anak bersemangat dan bertindak cepat untuk melakukan perintah Tuhan

Cerita:

Perbuatan AllahAyatPerbuatan ManusiaAyat
Kaisar Agustus memerintahkan sensus Kirenius menjadi wali di Siria1-2
semua orang pergi mendaftarkan diri masing-masing di kotanya sendiri3
Yusuf dan Maria pergi dari Nazaret ke Betlehem untuk mendaftar saat kandungannya sudah besar4-5
Ketika tiba di Betlehem, Maria tiba waktunya bersalin. Tidak ada lagi tempat bagi mereka di rumah penginapan6-7
Yesus lahir di kandang, dibungkus lampin dan tidur dalam palungan7
Gembala-gembala menjaga ternaknya di padang8
Tiba-tiba malaikat berdiri dekat mereka. Kemuliaan Tuhan memenuhi tempat itu9
Para gembala ketakutan9
Malaikat memberitahukan kelahiran Yesus kepada mereka9-12
Tiba-tiba tempat itu penuh dengan rombongan malaikat yang memuji Tuhan13-14
Malaikat kembali ke sorga15
Para Gembala segela pergi ke Betlehem. Mereka menjumpai Maria, Yusuf dan Bayi itu tidur dalam palungan, tepat seperti kata malaikat15-16
Para gembala menceritakan pertemuan mereka dengan malaikat17
Semua orang heran mendengar cerita gembala18
Maria menyimpan segala perkara itu dalam hatinya19
Para gembala itu kembali sambil memuji dan memuliakan Allah20

Penerapan Ceria:

Dimalam yang gelap para gembala langsung bergegas pergi melihat Tuhannya. Mereka tidak ragu-ragu, tidak banyak bertanya lagi kepada malaikat-malaikat, tidak memikirkan domba-dombanya akan hilang jika ditinggal pergi, tidak peduli dinginnya malam itu, mereka hanya satu tujuan mereka pergi melihat Juruselamatnya. Mereka pergi bertemu Tuhannya. Pekerjaan lain boleh ditunda, tetapi berjumpa dengan Tuhan tidak bisa ditunda-tunda.

Penutup

Demikianlah beberapa Kumpulan Cerita Natal Sekolah Minggu yang bisa anda ceritakan kepada sekolah minggu dalam perayaan Natal. Semoga dapat bermanfaat, sekian dan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *