Indonesia Terpercaya – Jangan berpikir bahwa dengan rajin pergi ke gereja itu dapat membuat kita selamat, belum tentu !

Sebab banyak orang kelihatan rajin pergi ke gereja tetapi mereka tidak berjumpa dengan Tuhan, yang mereka jumpai adalah liturgi tata cara dan upacara agamawi.

Kelihatan rohani tapi tidak pernah ada perubahan yang semakin serupa dengan Kristus.

Tidak pernah berubah karena memang tidak pernah berjumpa dengan Tuhan. Sebab orang yg berjumpa dengan Tuhan pasti hidupnya berubah kerena kuasa Tuhan sanggup mengubah hidup siapapun.

Bukan setiap orang yang berseru-seru kepada-Ku Tuhan, Tuhan! Akan masuk ke dalam kerajaan sorga, melainkan dia yang MELAKUKAN KEHENDAK BAPA-KU yang di sorga. (Matius 7:21)

Kalau hanya sebatas rajin pergi ke gereja, berseru nama Tuhan, menyanyi-nyanyi, tepuk tangan doa, kalau hanya sebatas rutiinitas saja, tanpa ada kehidupan yang melakukan kehendak Bapa maka akan bernasib sama dengan gambar dibawah ini BINASA !

Pergi ke gereja tapi binasa, karena memang gereja tidak dapat menyelamatkan, yang menyelamatkan adalah Tuhan Yesus Kristus.

Namun bagaimana Tuhan Yesus dapat menyelamatkan kalau orang tidak pernah berjumpa dengan Tuhan.

Harusnya hubungan dengan Tuhan itu menjadi hal yang prioritas dan bukan kegiatan, ritual, upacara agama yg monoton.

Dengan orang terus memiliki hubungan yang karib dengan Tuhan setiap hari, maka ia akan di beri kepekaan untuk mengerti kehendak Bapa, dan melakukannya hingga tuntas selesai digaris finish. Inilah ibadah yang memiliki nilai dan kualitas yang kekal.

Jangan jadikan gereja hanya sebagai tempat ritual agamawi. Gereja harus jadi sarana untuk orang dapat berjumpa dengan Tuhan, sebab perjumpaan dengan Tuhan akan membuat orang semakin mengenal Tuhan, sehingga orang diselamatkan karena adanya sebuah hubungan dan pengenalan dan takut akan Tuhan.

Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah (Hos. 4:6a)

Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah hang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. (Yoh. 17:3)

Semua orang bisa membangun hubungan. Tapi hubungan yang berkwalitas adalah mengenal siapa Pribadi Tuhan itu sendiri dan hidup dalam kehendakNya yang sempurna.


Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).