Indonesia Terpercaya – Semua benda di sekitar kita tersusun dari unsur-unsur.

Perhatikan gambar di samping. Pensil tersusun dari berbagai unsur. Isi pensil terbuat dari grafit, bersisi unsur-unsur karbon dan dicampur tanah liat. Kayu pembungkus isi pensil tersusun dari unsur-unsur karbon, nitrogen, dan oksigen. Selain itu, terdapat cat yang melapisi bagian luar batang pensil. Catjuga terbuat dari berbagai unsur yang tergabung dalam bentuk pelarut, pewarna, dan bahan utama lainnya. Jadi, unsur dapat ditemukan di berbagai benda di lingkungan. Unsur merupakan zat tunggal yang dengan reaksi kimia biasa tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana.

Lambang Unsur

Unsur diberi lambang untuk mempermudah dan mempersingkat penulisan. Penemu lambang unsur pertama kali adalah John Dalton. Menurut John Dalton, lambang unsur digambarkan dengan sebuah lingkaran dengan hiasan di dalamnya. Lambang unsur yang dibuat oleh Dalton kurang berkembang karena semakin banyak unsur lain yang ditemukan. Oleh karena itu, seorang kimiawan Swedia, Johs Jacob Berzelius (1779-1848) mengembangkan lambang unsur kimia modern. Aturan penulisan lambang unsur yang dikemukakan Berzelius sebagai berikut.

  1. Unsur dilambangkan dengan huruf awal dari a. nama latin unsur tersebut yang ditulis dengan huruf kapital. Contoh: N (nitrogen), C (karbon), K (kalium), dan H (hidrogen).
  2. Unsur yang mempunyai huruf awal sama, lambangnya dibedakan dengan menambahkan satu huruf lain dari nama unsur tersebut. Cara penulisan lambang unsurnya yaitu huruf pertama ditulis dengan huruf besar dan huruf kedua ditulis dengan huruf kecil. Contoh Na (Natrium), Mg (Magnesium), dan Ca (Kalsium).

Penggolongan Unsur

Berdasarkan sifatnya, unsur dapat dibedakan menjadi unsur logam dan nonlogam.

1. Unsur logam

Unsur logam dapat ditempa dan direnggangkan, mengilap jika digosok, konduktor listrik dan panas, umumnya memiliki titik didih dan titik leleh tinggi, umumnya memiliki massa jenis tinggi, dan berwujud padat pada suhu kamar, kecuali raksa. Contoh unsur-unsur logam ditunjukkan dalam Tabel berikut.

Nama IndonesiaNama LatinLambang UnsurWujud
AluminiumAluminiumAlPadat
BesiFerrumFePadat
EmasAurumAuPadat
KaliumKaliumK Padat
KalsiumCalsiumCaPadat
KobaltCobaltCo Padat
KromChromiumCr Padat
MagnesiumMagnesiumMg Padat
ManganManganMn Padat
NatriumNatriumNa Padat
NikelNikelNi Padat
PerakArgentumAg Padat
PlatinaPlatinaPt Padat
RaksaHydrargyrumHgCair
ZinkZincZn Padat
TembagaCuprumCu Padat
TimahStannumSn Padat
TimbalPlumbumPb Padat

2. Unsur Non logam

Unsur non logam bersifat rapuh dan tidak dapat ditempa, umumnya memiliki titik didih dan titik leleh rendah, umumnya memiliki massa jenis rendah, bersifat bukan konduktor, kecuali grafit, dapat berwujud padat, cair, maupun gas, dan tidak mengilap walaupun digosok, kecuali intan. Contoh unsur-unsur nonlogam ditunjukkan dalam Tabel berikut.

Nama IndonesiaNama LatinLambang UnsurWujud
ArgonArgonArGas
BelerangSulphurSPadat
BromBromiumBrCair
FluorFluoriumFGas
FosforPhosphoriumPPadat
HeliumHeliumHeGas
HidrogenHydrogeniumHGas
KarbonCarboniumCPadat
KlorChloriumClGas
NeonNeonNeGas
NitrogenNitrogeniumNGas
OksigenOxygeniumOGas
SilikonSiliciumSi Padat
IodIodiumI Padat

Sistem Periodik Unsur

Sistem periodik unsur merupakan daftar unsur-unsur yang disusun berdasarkan aturan tertentu. Dalam sistem periodik unsur, unsur-unsur disusun menjadi 7 baris dan 18 kolom. Kolom-kolom yang memuat unsur dari atas ke bawah disebut golongan. Sementara baris yang memuat unsur-unsur dari kiri ke kanan dinamakan periode. Penyusunan unsur dalam satu golongan didasarkan pada kemiripan sifat, sedangkan dalam satu periode berdasarkan urutan kenaikan nomor atom.


Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).