Indonesia Terpercaya – Istilah bucin mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kamu terutama jika kamu adalah generasi milenial. Istilah ini akhir-akhir ini menjadi sangat familiar dan digunakan dalam bahasa pergaulan bagi kalangan muda sehari-hari.

Namun tidak menutup kemungkinan masih ada juga diantara kamu yang tidak mengetahui apa bucin itu. Nah pada kesempatan kali ini saya akan mencoba mengulas sedikit mengenai bucin dari perspektif saya sendiri, dan juga tidak terlepas dari pendapat-pendapat orang lain mengenai kata bucin.

Pengertian Bucin

Istilah bucin merupakan bahasa gaul atau bahasa pergaulan anak jaman sekarang yang merupakan akronim atau singkatan dari Budak Cinta atau bisa juga Butuh Cinta.

Mendengar dari istilahnya saja kita akan langsung mengetahui bahwa bucin merupakan gambaran seseorang yang sedang dimabuk asmara. Bucin bukan hanya ditujukan kepada seseorang yang telah memiliki pasangan, namun juga bagi mereka yang belum memiliki pasangan.

Bagi seseorang yang sudah memiliki pasangan (pacar) biasanya akan menuruti segala keinginan pasangannya tersebut dan melalaikan berbagai macam tanggung jawabnya.

Bagi yang belum memiliki pasangan, biasanya akan berusaha merayu lawan jenis yang disukainya dengan berbagai macam gombalan serta menuruti kemauan lawan jenisnya agar lawan jenisnya tersebut merasa senang dan dia merasa dianggap ada dalam kehidupan orang yang disukainya tersebut.

Jadi jika dalam pergaulan kita sering menjumpai seseorang dengan ciri-ciri yang sudah saya jelaskan diatas, maka orang-orang tersebut dapat dikategorikan sebagai bucin atau budak cinta.

Ciri-Ciri Bucin

Seseorang yang sudah terkena demam bucin biasanya akan mempunyai prinsip “Asal Kamu Senang, Akupun Ikut Bahagia“. Berikut ini beberapa ciri-ciri bucin menurut pengamatan Indonesiaterpercaya Institute yang kurang kerjaan mengenai ciri-ciri yang dinampakkan seorang bucin.

1. Menuruti Segala Kemauan Orang Yang Disukainya

Biasanya seorang bucin akan selalu menyenangkan pasangan atau orang yang disukainya. Segala kemauan pasangannya akan dituruti asal pasangannya menjadi senang. Seorang bucin pantang mengucapkan kata “tidak” karena hal tersebut bisa saja melukai perasaan orang yang disukainya tersebut.

2. Melalaikan Tugas

Demi menyenangkan dan menuruti keinginan pacarnya, seorang bucin biasanya akan melalaikan ataupun menunda tanggung jawabnya yang lain misalnya saja bolos dari pekerjaan, bolos sekolah, dan lain sebagainya dan lebih memilih untuk menuruti keinginan pasangannya.

3. Terlihat Sok Sibuk

Pernah tidak kamu mengajak temanmu untuk kumpul bareng kemudian dia mencari seribu alasan alias sok sibuk. Untung baik kalau dia benar-benar sibuk dengan pekerjaan ataupun tugas, tapi kalau sok sibuk tapi sibuknya ngurusin kemauan pasangannya? Beberapa kali saya mengalami hal ini ketika hendak ngajak teman yang bucin kumpul bareng. hehe

4. Dikit-Dikit Galau

Bukan bucin namanya kalau hari-harinya tidak diisi dengan rasa galau gunda gulana. Berantem dikit dengan pacar update status galau. Chat tidak direspon, update status galau. Pacar like dan balas postingan orang lain, galau.

5. Sosmed Penuh Dengan Foto Pasangan

Coba deh kamu amati sosmed teman kamu. Kalau storynya WA sudah titik-titik kecil atau beranda facebooknya dipenuhi dengan foto pacar, fix dia bucin. Hal tersebut dilakukan apalagi kalau bukan menyenangkan hati pasangan. kayak mereka yang punya sosmed aja. Kadang ini juga biasa yang buat jiwa jonesku meronta-ronta.

Apakah Bucin itu Salah?

Sekarang yang jadi pertanyaan: Apakah bucin itu salah? Kalau pertanyaan ini ditujukan pada saya ya pasti saya akan mengatakan bucin itu tidak baik apalagi jika sudah jadi bucin yang ekstrim seperti yang saya paparkan diatas.

Tapi itu semua kembali ke masing-masing orang bagaimana menanggapi bucin tersebut. Bagi yang mengatakan bucin itu tidak salah mungkin ada hal-hal lain yang dinikmati dan diperoleh dari perilaku seperti itu.

Kesimpulan

Demikianlah sedikit ulasan saya mengenai “Apa Itu Bucin”. Semoga penelitian kurang kerjaan ini dapat menghibur dan bermanfaat bagi pembaca sekalian. Sekian dan terima kasih.


Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).