Indonesia Terpercaya – Materi yang ada di sekeliling kita seringkali mengalami perubahan. Perubahan tersebut ada yang langsung dapat diamati, ada juga yang memerukan waktu lama untuk diamati. Perubahan benda-benda dikenal sebagai perubahan materi. Para ahli mengelompokkan segala macam perubahan di alam semesta ini menjadi dua macam, yaitu perubahan fisika dan perubahan kimia.

Sudah pernahkah kamu menjahit kain menjadi celana atau baju? Selembar kain dapat dibentuk menjadi bertbagai macam pakaian. Proses tersebut tidak menghasilkan zat baru, tetapi hanya terjadi perubahan bentuk pada kain. Kain tetap tersusun dari benang dan pakaian tetap tersusun dari kain. Proses perubahan ini disebut dengan perubahan fisika, yaitu perubahan yang tidak menghasilkan zat baru.

Berbeda dengan proses perkaratan pada besi. Besi dapat dengan mudah berkarat jika terkena oksigen dan air. Samakah sifat besi yang masih baru dengan yang sudah berkarat? Tentu tidak, bukan? Karat merupakan zat baru hasil reaksi antara besi dengan oksigen dan air. Besi yang berkarat akan berwarna kecokelatan. Hal tersebut menandakan terbentuknya senyawa oksida pada permukaan besi. Proses perubahan ini dinamakan perubahan kimia, yaitu perubahan yang menghasilkan zat baru. dengan sifat yang berbeda dari.zat awal.

Kamu akan lebih memahami tentang konsep perubahan fisika dan kimia setelah melakukan percobaan berikut ini.

Membandingkan Perubahan Kimia dengan Perubahan Fisika

Bahan:

  • Gula pasir
  • Cawan petri
  • Pembakar spiritus
  • Kasa kawat
  • Kaki tiga
  • Sendok makan
  • Segelas air putih

Apa yang Harus Kamu Lakukan?

  • Pembakaran Gula Pasir
    1. Masukkan satu sendok makan gula pasir ke dalam cawan petri. Amati warna, rasa, dan wujudnya.
    2. Nyalakan pembakar spiritus, pasang kaki tiga, dan kasa kawat, kemudian letakkan cawan petri yang berisi gula di atas pembakar spiritus.
    3. Biarkan selama kurang lebih lima menit hingga terbentuk padatan berwarna hitam/cokelat.
    4. Perhatikan keadaan gula pasir dengan menclcipi rasa, mengamati warna, serta mencium baunya.
  • Pelarutan Gula Pasir
    1. Larutkan satu sendok makan gula pasir ke dalam satu gelas air, aduklah hingga larut.
    2. Perhatikan keadaan gula pasir setelah larut dengan mencicipi rasa, meng- amati warna, serta mencium baunya.

Berdasarkan kedua kegiatan yang telah kamu lakukan, kamu dapat membandingkan perubahan kimia dan perubahan fisika. Perubahan kimia akan menghasilkan zat baru yang berbeda sifatnya dari zat sebelumnya dan bersifat tetap. Sementara itu, perubahan fisika tidak menghasilkan zat baru dan bersifat sementara.

Gula pasir yang dipanaskan dengan pembakar spiritus lama-kelamaan akan menjadi karbon yang berwarna hitam. Sifat karbon sangat berbeda dengan sifat gula pasir. Karbon berwarna hitam dan berasa pahit, sedangkan gula berwarna putih dan berasa manis. Proses tersebut termasuk perubahan kimia.

Pelarutan gula pasir ke dalam air menghasilkan larutan gula. Sifat gula pasir sama dengan larutan gula. Keduanya memiliki rasa yang sama walaupun bentuk dan ukurannya berbeda. Proses pembuatan lautan gula ini tidak menghasilkan zat baru. Gula pasir hanya mengalami perubahan bentuk dan ukuran menjadi larutan gula. Proses tersebut termasuk perubahan fisika.

Perubahan materi banyak kita jumpai di lingkungan sekitar kita. Kamu tentu dapat menemukan adanya perubahan fisika dan perubahan kimia dalam kehidupan sehari-hari. Menurutmu, manakah yang lebih banyak ditemukan, perubahan kimia atau perubahan fisika? Berdasarkan faktor penyebabnya, perubahan kimia dan perubahan fisika dapat dibedakan menjadi beberapa macam berikut.

1. Macam-Macam Perubahan Fisika

Suatu materi dikatakan mengalami perubahan fisikajika pada materi tersebut terjadi perubahan bentuk, wujud, dan ukuran. Perubahan fisika terjadi karena beberapa faktor seperti pelarutan, pengeringan, pemanasan, dan arus listrik. Agar kamu lebih memahami mengenai perubahan fisika, simak uraian berikut.

  • Perubahan Bentuk dan Ukuran, Contoh:
    1. Beras ditumbuk menjadi tepung beras.
    2. Kain diubah menjadi baju atau celana.
    3. Kayu diubah menjadi lenmari, kursi, atau meja.
  • Perubahan Wujud, Contoh:
    1. Minyak angin menguap.
    2. Air membeku menjadi es.
    3. Kamper menyublim.
  • Perubahan karena Pelarutan atau Pengeringan, Contoh:
    1. Jagung segar diubah menjadi jagung kering.
    2. Gula dilarutkan dalam air menjadi air gula.
    3. Pakaian yang mengering setelah dijemur.
  • Perubahan karena Adanya Pemanasan atau Arus Listrik, Contoh:
    1. Besi yang dipanaskan akan memuai.
    2. Filamen pada lampu pijar yang menyala.
    3. Raksa pada termometer memuai karena suhu badan atau benda yang diukur tinggi.

2. Macam-Macam Perubahan Kimia

Perubahan kimia terjadi karena beberapa faktor di antaranya pembakaran, pencampuran zat, peragian, kerusakan, proses biologi makhluk hidup, dan proses perkembangan.

  • Proses Pembakaran, Contoh:
    1. Kertas dibakar.
    2. Kayu dibakar.
    3. Bensin terbakar.
    4. Petasan meledak.
    5. Kembang api dibakar.
  • Proses Pencampuran Zat, Contoh:
    1. Batu kapur ditambah larutan asam klorida (HCI) menghasilkan kalsium klorida, air, dan gas CO2.
    2. Cuka ditambah soda kue menghasilkan gas CO2.
  • Proses Peragian, Contoh:
    1. Susu diubah menjadi keju.
    2. Singkong diubah menjadi tapai.
    3. Kedelai diubah menjadi tempe.
    4. Tepung diubah menjadi roti.
  • Proses Kerusakan, Contoh:
    • Perkaratan pada besi.
    • Pelapukan pada kayu.
    • Pembusukan sampah.
    • Pengelantangan pakaian dengan serbuk pemutih seperti kaporit.
  • .Proses Biologi Makhluk Hidup, Contoh:
    1. Proses pencernaan makanan.
    2. Proses pernapasan.
    3. Proses fotosintesis pada tumbuhan.
    4. Proses metabolisme tubuh.
  • Proses Perkembangan, contoh:
    • Makhluk hidup yang baru lahir sampai dewasa
    • Cabai hijau menjadi cabai merah
    • Buah-buahan menjadi matang

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *