Indonesia Terpercaya – Ada sebuah lagu sekolah minggu yang sangat meninspirasi. Kira-kira liriknya seperti ini “Alkitab buku terindah surat cinta dari Tuhan, untukku dan untuk mu dan semua orang. Alkitab buku terindah britakan kslamatan, Karya Tuhan Yesus yang mulia”

Dari lirik lagu sekolah minggu tersebut mau menggambarkan bahwa Alkitab merupakan sebuah buku yang isinya tentang pemberitaan keselamatan bagi semua orang.

Melalui Alkitab, kita bisa membaca dan memahami karya-karya Allah dalam dunia ini bagi semua makluk termasuk melalui kehidupan orang-orang yang percaya kepada Tuhan.

Ada banyak sekali tokoh dalam Alkitab yang sangat mengisnpirasi karena perjalanan hidupnya mengikut Tuhan. Berikut ini beberapa contoh Tokoh Alkitab Yang Patut di Teladani dan sangat mengispirasi.

Musa (Man of Sincerences)

Kel. 3:1-15; 33:1; & Bil. 12:3

Musa adalah seorang tokoh dalam Alkitab yang peka dan juga memiliki pribadi yang tulus. Didalam dunia ini banyak orang yang ingin perjalanan hidupnya mulus tetapi berperilaku tidak tulus terlebih terhadap Allah.

Berikut ini beberapa hal dari musa yang bisa dicontoh dalam kehidupan sehari-hari yaitu:

  • Ia seorang yang bisa diatur oleh Tuhan (Kel. 3:2-5)
  • Musa adalah seorang yang sadar akan kekurangan dan kelemahaannya tetapi tidak mau terikat (Kel. 4:10-11)
  • Musa adalah seorang yang selalu megadukan segala persoalannya kepada Tuhan (Bil. 16:1-2)
  • Musa adalah seorang yang mau mendengarkan nasihat (Kel. 18:13-19)
  • Musa adalah seorang yang bergantung penuh pada Tuhan (Kel. 33:15)
  • Musa adalah seorang yang bertanggung jawab.

Nuh (Man of Obidance)

Nuh merupakan seorang tokoh dalam Alkitab yang selalu menggantungkan kehidupannya kepada Tuhan. Dia adalah seorang hamba Allah yang taat.

Berikut ini beberapa hal yang patut dipelajari dari ketaatan Nuh:

  • Nuh taat kepada Tuhan dengan kesiapan menanggung resiko kehidupan
  • Nuh taat kepada Tuhan dengan keberanian untuk menolak yang enak dan menyenangkan.
  • Nuh taat kepada Tuhan meskipun menghadapi ejekan dan tekanan.
  • Nuh taat kepada Tuhan kerena dia mengenal Tuhan dengan benar.

Ketika kita mengenal Tuhan dengan benar, maka kita akan hidup senantiasa dengan anugerah Tuhan, kita akan taat dan tulus, karena kita tahu selama kita berjalan dengan Tuhan, tidak akan pernah Tuhan mengecewakan kita.

Abraham (Man of Faith and Man of Decision)

Abraham adalah seorang hamba Allah yang sangat setia. Berikut ini 7 pelajaran yang bisa kita petik dari kisah Abrahan dalam alkitab:

  • Suara Tuhan itu penting bagi kehidupan (Kej. 12:4)
  • Menghargai orang lain dan tidak arogan (Kej. 13:7-9)
  • Menghargai hamba-hamba Tuhan (Kej. 14:18-20)
  • Memiliki hati yang polos dan bersih (Kej. 18:23-33)
  • Senang mengerjakan Firman Allah (Kej. 22:1-3)
  • Seorang yang bertanggung jawab dalam iman bagi keluarga (Kej. 24:1-3)
  • Seseorang yang mau membereskan masa lalunya.

Seorang pengikut Kristus bukanlah seorang yang sempurna, namun seseorang yang mampu mengambil keputusan-keputusan yang tepat berdasarkan imannya yang sungguh-sunguh kepada Tuhan.

Debora (Woman of Confidence)

Hakim-hakim 4:1-10

Debora merupakan hakim perempuan bagi bangsa Israel. Berkut ini lima hal penting dari Debora yang wajib diteladani:

  • Debora adalah seorang yang menyadari panggilan dan karunia Tuhan dalam hidupnya (Hakim-hakim 4:4)
  • Ia seorang yang meyakini dan menaati perintah Tuhan (Hakim-hakim 4:6-7)
  • Ia seorang yang membawa pengaruh positif terhadap keadaan disekitarnya (Hakim-hakim 4:8)
  • Ia seorang yang tidak bimbang dan ragu dalam mengambil keputusan (Hakim-hakim 4:9)
  • Ia adalah seorang yang memiliki roh pujian dan penyembahan (Hakim-hakim 5:2-3)

Gideon (Man of Diligent)

Hakim-hakim 6:11-16

Gideon merupakan salah satu hakim bangsa Israel dalam kitab Perjanjian Lama. Berikut ini 4 hal yang bisa dipelajari dari seorang Gideon.

  • Gideon tekun dan rajin dalam mencari kepastian kasih dan karunia Tuhan (Hak. 6:13)
  • Ia tekun dan rajin dalam menjalankan tanggung jawab yang dibebankan kepadanya (Hak. 7:1)
  • Dia tekun dalam menerima petunjuk Allah (Hak. 7:4-7)
  • Dia tekun dan rajin dalam memberi teladan kehidupan (Hak. 7:16-17).
  • Dia tekun dan rajin dalam mengembalikan segala kemuliaan buat Tuhan (Hak. 8:22-23)

Bercermin dari kisah gideon ini kita dituntut membuang segala kemalasan dan mulai mempersiapkan diri kita untuk menjadi prajurit Kristus yang rajin dan tekun dan akan membawa kita kepada kemenangan yang gemilang.

Maria (Mother of Faith)

Lukas 1:26-38

Berikut ini enam hal yang bisa kita pelajari dari sosok Maria:

  • Maria adalah orang yang sederhana
  • Maria bukan seorang yang membanggakan diri
  • Maria adalah seorang yang memuliakan Tuhan
  • Maria adalah seorang yang bertindak bijaksana
  • Maria adalah seorang yang tidak suka mengeluh
  • Maria adalah seorang yang bangga.

Dalam kehidupan kita sebagai orang percaya, kita memang harus menjalani hukum alam dan menemukan hal-hal yang logis, tetapi ketika kita berhadapan denan jalan buntu hendaknya kita percaya kalau Tuhan ikut campur. Maka pasti kemuliaan Tuhan akan dinyatakan dalam kehidupan kita.

Matius (Man of Ease)

Matius 9:9-13

Berikut ini 4 pelajaran yang sangat penting dari kehidupan Matius:

  • Matius memiliki penguasaan diri dan kedewasaan.
  • Matius memiliki pengenalan yang benar akan Tuhan
  • Matius memiliki kesadaran bahwa dia tidak bisa apa-apa tanpa Tuhan
  • Matius tidak memberikan kesempatan kepada Iblis.

Tuhan tidak perna memberikan pencobaan melebihi dari kemampuan kita, selama kita bersukacita dan percaya kepadaNya kita pasti senantiasa mengalami pertolongan Tuhan seperti Matius.

Masih banyak tokoh-tokoh dalam Alkitab yang sangat menginspirasi kita sebagai orang Kristen masa kini. Namun karena keterbatasan, kami tidak dapat mempublishnya semua.

Artikel diatas hanya sederet kecil dari banyaknya tokoh dalam Alkitab yang sangat menginspirasi dan patut untuk diteladani.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda, sekian dan teima kasih. Tuhan memberkati.

SC: Hamba Tuhan, Gilbert Lumoindong


Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).