Indonesia Terpercaya – Bertahun-tahun yang lalu pada hari Natal seorang kaya raya yang tidak punya istri, anak maupun sanak saudara memutuskan untuk mengundang semua pegawai di rumahnya untuk makan malam.

Dia memanggil semua pegawainya untuk duduk di ruang makan. Dihadapan mereka masing2 ada sebuah Alkitab dan sejumlah uang.

Setelah semua selesai makan orang kaya itu bertanya : Mana yang lebih kamu sukai sebagai hadiah : Alkitab ini atau uang ini? Jangan sungkan, kamu bisa memilih mana yang kamu mau.

Satpam adalah orang pertama yang bereaksi. Tuan, saya sangat senang dapat menerima Alkitab, tapi karena saya tidak dapat membaca, uang akan lebih berguna buat saya.

Tukang kebun adalah orang kedua yang berbicara: Tuan, istri saya sakit parah oleh krna itu saya lebih membutuhkan uang, jika tidak tentu saya akan memilih Alkitab.

Yang ketiga adalah juru masak. Tuan, saya suka menceritakan kebenaran, itu salah satu hal yang saya sukai. Tapi karena kesibukan saya bahkan tidak bisa membaca majalah apalagi Alkitab. Karena itu saya memilih uang saja.

Pada akhirnya giliran seorang anak yang bertugas menjaga binatang di rumah itu.

Karena orang kaya itu tahu bahwa keluarga anak itu sangat miskin, dia mendekati anak itu dan berkata: Tentu kamu lebih membutuhkan uang ini bukan? Jadi kamu bisa membeli makanan enak untuk di rumah dan membeli sepatu baru?

Tapi anak itu mengejutkan semua orang dengan jawaban yang diberikan :

Tentu saja menyenangkan bisa membeli kalkun dan makanan enak lain untuk dimakan bersama ortu & saudara kandung. Saya juga butuh sepatu baru karena sepatu saya sdh rusak.

Namun demikian saya memilih Alkitab karena saya ingin memiliki Alkitab sendiri. Ibu saya mengajarkan bahwa Firman Tuhan jauh lebih berharga daripada emas dan lebih manis dari madu.

Setelah menerima Alkitab, anak itu segera membuka Alkitab dan menemukan ada 2 amplop di dalamnya.

Amplop yang pertama berisi uang yang jumlahnya 10 kali lebih banyak jumlahnya daripada uang yang ada di atas meja.

Amplop kedua berisi surat wasiat dr orang kaya yang menyatakan bahwa siapa yang memilih Alkitab menjadi pewaris dari semua harta kekayaan yang dimiliki org kaya itu.

Melihat emosi di wajah anak itu dan keterkejutan di wajah para pegawainya, orang kaya itu membuka Alkitab dan membaca keras2 sehingga semua orang bisa mendengar :

Mazmur 19 : 7-10

– Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman.

– Titah TUHAN itu tepat, menyukakan hati; perintah TUHAN itu murni, membuat mata bercahaya.

– Takut akan TUHAN itu suci, tetap ada untuk selamanya; hukum2 TUHAN itu benar, adil semuanya,

– lebih indah dari pada emas, bahkan dari pada banyak emas tua; dan lebih manis dari pada madu, bahkan dari pada madu tetesan dari sarang lebah.

Bagikan tulisan ini jika tulisan ini memberkati kehidupanmu.


Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).

1 Comment

Chtist · 15 January 2020 at 10:55 am

Puji Tuhan sangat menginspirasi..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *