Ulangan 30:19-20

(19) Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu,

(20) dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, mendengarkan suara-Nya dan berpaut pada-Nya, sebab hal itu berarti hidupmu dan lanjut umurmu untuk tinggal di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni kepada Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepada mereka.”

Pendahuluan

Pada dasarnya keputusan adalah kunci utama meraih kebahagiaan dalam membangun keluarga. Banyak masalah menjadi semakin besar, bukan karena situasinya buruk, namun karena keputusan yg kita ambil salah, sehingga memperburuk keadaan.

Adapun ada minimal 7 keputusan yang salah dalam membangun keluarga yg berbahagia. Apa saja keputusan-keputusan tersebut? Silahkan simak dibawah ini.

Keputusan Untuk Membalas dan Mendendam

Pada dasarnya, setiap pernikahan dan keluarga pasti menghadapi kesalahan dan persoalan; Persoalan-persoalan akan semakin menjadi parah, jika dihadapi dengan keinginan untuk membalas dan mendendam.

Keputusan Untuk Membentak dan Memaki

Pada dasarnya dalam pernikahan, pasti ada hal hal yg mengecewakan, selesaikanlah masalah tersebut dalam kasih dan jiwa yg besar. Membentak dan memaki hanya akan semakin memperkeruh suasana dan bahkan melukai hati pasangan.

Keputusan untuk Berbohong

Pada dasarnya dalam pernikahan kejujuran dan keterbukaan serta ketulusan adalah 3 modal utama. Tanpa itu semua, maka sebuah keluarga dapat retak dan bahkan hancur. Hindarilah berbohong kepada pasangan dan biasakanlah sifat kejujuran, keterbukaan dan ketulusan.

Keputusan Untuk Mencurigai serta Tidak Mempercayai

Salah satu hal yang merupakan kebutuhan setiap orang yaitu, rasa dihargai dan dipercayai. Dengan mencurigai serta tidak mempercayai, maka keluarga menjadi sangat rapuh. Akan timbul kecurigaan-kecurigaan yang tidak berdasar satu dengan yang lain.

Keputusan Untuk Tertutup dan Memyembunyikan Sesuatu

Salah satu tipuan iblis bagi keluarga adalah jangan terlalu terbuka, nanti bisa bermasalah. Sehingga banyak persoalan terjadi karna ditutup-tutupi serta disembunyikan. Hal yang paling banyak disembunyikan dalam sebuah biasanya masalah keuangan dan hubungan intim.

Keputusan Untuk Menomorduakan Keluarga

Uang memang perlu dalam keluarga, namun bukan berarti, demi uang boleh menomor duakan keluarga. Banyak orang yang rela bekerja siang dan malam sehingga tidak punya waktu dengan keluarga. Akibatnya relasi dan keakraban dengan keluarga menjadi luntur dan bahkan bisa retak.

Keputusan Untuk Tidak Setia

Keluarga tanpa kesetiaan, adalah keluarga yg pasti hancur. Kesetiaan adalah yang terutama dalam membangun sebuah keluarga. Selingkuh memang enak untuk sekejab tetapi pasti akan membawa penyesalan dikemudian hari.

Adapun, kunci untuk mengambil keputusan yang tepat dalam keluarga adalah sebagai berikut:

  1. kasih dan ketulusan
  2. Iman dan pengenalan akan Firman Tuhan
  3. Kedewasaan dalam sikap dan keluasan dalam pemikiran.
  4. Kebesaran jiwa dan kesiapan berkorban.

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).