Hutang dan amanah tidak bisa dibayar dengan kata “maaf” dan kita baru tahu watak asli seseorang ketika sudah berurusan masalah uang dengannya. Inilah yg di sebut “PEMUTUS TALI SILATURAHMI YG PALING TAJAM”.

Pekerjaan berat sedunia adalah bayar hutang.
Percayalah, hutang yang tidak terbayar adalah salah satu pemutus tali silaturahmi yang paling ampuh, kita kehilangan kawan, kita kehilangan saudara, kenapa saya bilang begitu?

Ketika jatuh waktu harus membayar rasanya beraaaatt banget, banyak mengingkari janji, kadang amnesia pula dan cuek bebek seolah tak ada beban, kabur, menghilang, kalo perlu tembus kedasar bumi, wuuzzzz!!! Saya yang meminjami, saya pula yang di jauhi di musuhin.

Jika hutangmu sudah jatuh tempo, maka perpanjanglah akad hutangnya. Kabari sang pemilik dana/ pemberi hutang, jika kamu belum bisa melunasi. Itu ADAB.

Karena menghutangi itu lebih berat daripada sedekah. Jika ada orang yang sudah bisa melawan keberatan itu demi membantu dirimu, maka jangan kecewakan dia dengan kelalaian dan sikap yang tidak baik. Jangan jadi pecund*ng!

Ingat dulu saat berhutang, saat kamu kesana kemari cari hutangan. Saat tidak ada orang yang membantu, bahkan saudara kandungmu pun tidak mau membantu. Dan dia hanya temanmu yang modal percaya kepadamu. Niat baiknya jangan kamu khianati. Bukan kah itu terlalu bi*dab?

Berhutang itu, malu di siang hari dan gelisah di malam hari. Dan hutang adalah pemutus silaturahmi yang paling tajam. Siapapun yang memutuskan tali silaturahmi, dia sama dengan menutup sumber rejeki hidupnya sendiri.

Jika belum bisa bayar hutangmu, setidaknya berikan hak dia untuk dikabari dan merasa tenang. Itu ADAB.

Jadilah manusia yang beradab. Jangan jadi manusia BI*DAB!

Biar 1000 rupiah tetap hutang apa lagi banyak. Roda kehidupan pasti berputar. Mungkin sekarang kita menghidari untuk bayar hutang tapi mungkin besok atau lusa orang lain yang akan menghindari kita karena hutangnya pada kita. Posisikanlah dirimu pada si pemberi pinjaman.

Semua manusia pasti mati. Semoga, kelak kita bisa meninggalkan alam fana ini dalam keadaan bahagia, damai, rahmatan lil alamin dan tidak mempunyai hutang/ tanggungan dalam bentuk apapun kepada siapapun.

Dikutip dari berbagai sumber

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).