Setiap manusia dituntut untuk semakin baik hari demi hari. Walaupun disadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna namun kita tetap harus berbenah diri agar kehidupan kita semakin baik. Jika kehidupan kita baik hal tersebut bernilai ibadah dan pastinya dapat menjadi berkat bagi orang lain.

Namun terkadang seseorang hanya ingin dinilai baik oleh manusia dengan cara mengumbar aib orang lain kemudian menceritakan kebaikan dirinya sendiri. Merendahkan orang lain demi membuktikan bahwa dirinya sempurna. Perilaku seperti itu tentu saja sangat dibenci Tuhan.

Namun walaupun kamu dipandang baik dimata manusia dengan cara mengumbar aib orang lain, namun di mata Tuhan perbuatan tersebut sangatlah tidak baik. Apa gunanya mencari penilaian dan penghargaan di mata manusia tapi bagi Tuhan itu sebuah keburukan. Tidak ada gunanya.

Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain, Kamu Tidak Berhak Atas Hidupnya

Jangan pernah mencari-cari kesalahan orang lain hanya untuk membuktikan kamu baik. Kesalahan sekecil apapun itu kamu tidak berhak menceritakannya kepada orang lain apalagi sampai membesar-besarkannya. Jangan sampai kamu menjadi batu sandungan bagi orang lain melalui apa yang keluar dari mulutmu.

Jangan Merendahkan Orang Lain Agar Kamu Mendapat Pujian

Mendapatkan pujian dari orang lain setelah merendahkan orang lain tidak membuktikan dan mengubah apa-apa pada dirimu. Mungkin kamu dipuji karena lebih baik darinya tapi nyatanya kamu hanyalah terlihat lebih buruk dari orang yang kamu rendahkan.

Penilaian Tuhan Berbeda Dengan Penilaian Manusia, Manusia Melihat Yang Nampak Tapi Tuhan Melihat Hati

Hanya Tuhanlah yang berhak menilai baik buruknya hidup manusia bukan dirimu. Mungkin saja kamu menilai orang lain buruk namun berbeda dengan apa yang dilihat Tuhan. Manusia melihat apa yang nampak tapi Tuhan melihat hati.

Berusahalah Agar Semakin Baik Dengan Cara Yang Baik

Tetaplah berbenah diri dan dapat berguna bagi orang lain. Ketika kamu bisa berguna bagi orang lain maka orang juga akan menilaimu baik dan berguna. Karena ketulusan hati untuk berbuat baik juga akan mendapat upah yang luar biasa.

So, menjadi baiklah terus-menerus, tanpa harus menyibukkan diri menjelek-jelekkan orang lain hanya untuk terlihat lebih baik. Semoga kita semua dimampukan untuk selalu berbagi kebaikan kepada orang-orang disekeliling kita.

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *