Merendahkan orang lain merupakan salah satu sifat buruk yang ada pada diri manusia. Terkadang karena ingin terlihat lebih baik dimata orang lain, kita kemudian meninggikan diri kita kemudian merendahkan orang lain. Kita merasa lebih baik darinya.

Ingat sifat seperti itu sangat tidak baik terutama di mata Tuhan. Kita tidak tahu kehidupan kita nantinya. Bisa saja suatu saat Tuhan mengangkat derajadnya lebih tinggi daripada kita.

Jangan bangga dengan harta yang kamu miliki, karena itu sifatnya hanyalah sementara. Jangan karena kamu kaya kemudian kamu merendahkannya karena dia miskin.

Ada seorang kaya yang tidak mau bergaul dengan orang-orang yang tidak sederajat dengannya. Dia hanya mau berinteraksi dengan orang-orang yang memiliki level sama atau lebih tinggi darinya. Tak heran jika dia lebih sering merendahkan orang lain.

Sewaktu berada di dunia memang banyak orang yang akan menghormatinya karena kekayaan dan kekuasaannya. Dia bisa melakukan banyak hal dengan menggunakan kekayaannya. Dia juga bisa menyuap banyak orang untuk terus menjunjung tinggi namanya.

Tuhan tidak pernah memandang tinggi orang-orang karena kekayaan yang mereka punya. Seseorang yang kerap merendahkan sesamanya, tidak ada artinya di hadapan Tuhan. Tuhan akan mengangkat orang-orang yang memiliki hati tulus dan senantiasa mengasihi sesamanya.

Jangan pernah merasa bangga dengan harta yang kita punya akan tetapi banggalah akan kasih yang kita miliki di dalam hati. Jangan pernah merendahkan orang lain jika kita ingin diperhatikan oleh Tuhan. Kasihilah sesama maka Tuhan akan mengasihi kita.

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).