Tidak usah terlalu membenci dia yang sudah membuatmu terluka dan bersedih, sungguh sesakit apapun rasa yang kamu alami, jangan sampai merubahmu menjadi jahat.

Karena apa yang ia lakukan terhadapmu mencerminkan dirinya sendiri. Ia berlaku buruk terhadapmu, artinya dia memang jahat.

Seburuk apapun keadaan yang kamu alami, jangan membuatmu berubah menjadi seseorang yang buruk juga. Tetap jadilah seorang yang anggun dengan kebaikan, sambil lalu menenangkan hati dengan terus berusaha ikhlas dan bersabar.

Biarkan Orang Lain Menyakitimu Tanpa Perasaan, yang Terpenting Kamu Mampu Bertahan Dalam Rasa Sakitmu, biarkan orang lain memperlakukanmu buruk, yang terpenting adalah kamu mampu bertahan dalam rasa sakitmu.

Kamu harus mampu mengendalikan dirimu supaya tetap baik meski orang lain telah memperlakukanmu tidak baik, bahkan berkali-kali memperlakukanmu buruk.

Ingat, kamu harus tetap menjadi peribadi yang pemaaf, meski benar orang lain telah begitu buruknya kepadamu, telah menyakiti hatimu dengan tanpa rasa iba sedikitpun.

Sungguh setiap perbuatan akan menerima balasan, setiap sabar akan ganjarannya, maka pastikan kamu mampu bersabar seperti apapun keadaan yang harus kamu alami.

Ingatlah, semua yang kamu lakukan demi kebaikan akan kembali kepadamu dengan kebaikan yang melimpah, dan akan kembali kepadamu dengan keberkahan yang luar biasa.

Maka kamu tidak usah terlalu berfokus pada sakit hatimu, tapi fokuslah bagaimana hatimu mampu legowo dan memaafkan meski rasanya tidak mungkin.

Dan mungkin iya, sakitmu membuatmu merasa sangat tersiksa, bahkan jika dipikir oleh akal sangat tidak mungkin kamu memaafkannya, tapi seiring dengan berjalannya waktu semua itu akan sirna.

Seiring dengan lajunya waktu kamu akan menyadari bahwa kebencian dan ketidak terimaan yang terus menerus bersemayam di hati hanya akan membuatmu sulit merasa bahagia.

Jadi bersabarlah, hingga akhirnya kamu temukan ketenanganmu kembali sambil lalu mengikhlaskan apa yang selama ini begitu menyakitimu.

Jangan lagi berpikir dia jahat dan kamu disakiti, tapi berpikirlah semua akan ada masanya Allah memberi balasan kepadanya sesuai dengan apa yang telah dilakukannya.

Sumber Artikel: Humairoh.com

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).