Merantau bukanlah impian. Merantau juga bukan suatu kewajiban. Merantau bukan pula trend ataupun ajang pamer.

Bagi beberapa orang, merantau adalah suatu keadaan yang dilakukan atas dasar kondisi dan situasi. Disaat kita ingin mewujudkan impian-impian, Merubah keadaan, Memperbaiki taraf hidup, Menyelesaikan beban demi beban keluarga. Di posisi itulah mungkin pilihan untuk merantau pun menjadi jalan satu-satunya.

Merantau yang bisa dikategorikan belum pasti bisa merubah keadaan menjadi baik, bahkan bisa jadi memperburuk suatu keadaan. Seorang perantau belum tentu bisa sukses di perantauan. Namun Yaaaaaaah Inilah suatu pilihan yang mungkin sulit untuk dihadapi.

Berbagai dilemapun terjadi di tanah perantauan. Gaya hidup, tekanan pekerjaan, lingkungan perantauan, percintaan, kangen keluarga dan berbagai lagi masalah lainya. Semua itu hanya bisa dirasakan oleh mereka si anak rantau.

Jika engkau berkata bahwa merantau itu Indah, Bebas, Banyak materi, Selalu bahagia, Tertawa.

Merantau lah, Maka engkau akan tau arti merantau yang sesungguhnya.

Nb : bersyukurlah engkau yang masih diberi kesempatan waktu bersanding dengan keluargamu. Sesungguhnya itulah kebahagiaan yang tak ternilai dengan apapun itu meski gajimu milyaran sekalipun.

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).