Selemah apapun dirimu, sehancur apapun dirimu, jangan lupa untuk tersenyum

Jika kamu merasa bebanmu lebih berat daripada yang lain, itu karena Tuhan melihatmu lebih kuat daripada yang lain.

Tuhan takkan pernah membiarkan dirimu terluka, Dia hanya ingin kamu belajar dari segala masalah. Percayalah padaNya.

Terkadang satu-satunya cara tuk menyelesaikan masalahmu adalah dengan membenarkan cara pandangmu, bukan masalahmu.

Mencari siapa yang salah takkan selesaikan masalah.Ketika amarah memuncak, bersabar adalah pilihan terbaik. Marah tidak menyelesaikan masalah, dan mengalah bukan berarti kalah.

Jangan berpikir kamu JATUH karena masalah yang diberikan Tuhan, karena sebenarnya Tuhan hanya menginginkanmu belajar berdiri.

Amarah adalah cara termudah membuat masalah. Bersabar adalah salah satu cara agar terhindar dari masalah.

Masalah adalah ujian Pendewasaan. Jadi tidak ada alasan menyalahkan orang lain. Benahi diri sendiri dan jadi pribadi yang dewasa.

Ketika masalah datang menghampiri, itu artinya Tuhan menyayangi, bukan membenci. Tuhan hanya menguji keimanan dan kesabaran.

Sudahkah kamu tersenyum hari ini? Jangan biarkan masalah membuatmu lupa bahwa sebuah senyuman mampu meringankannya. Tuhan melihat masalahmu, mengerti air matamu, dan merasakan rasa sakitmu.

Selalu ada perbedaan dalam sebuah hubungan yang kadang menyebabkan masalah, tetapi juga perbedaan itu dapat menguatkan.

Seberat apapun masalah yang sedang menimpamu, tetaplah bersabar dan ikhlas. Hadapi dengan penuh tanggung jawab, pertolongan Tuhan pasti datang.

Kau lebih kuat dari rasa sakitmu, lebih besar dari masalahmu, dan lebih baik dari penghakiman orang atasmu, selama ada Tuhan di hatimu.

Masalah terbesar pria : Melupakan terlalu cepat.

Masalah terbesar wanita : Mengingat terlalu lama.

Jangan pernah terpuruk karena suatu masalah.
Kamu bebas memilih sikap dalam setiap masalah yang datang. Apapun pilihanmu, tetaplah menjadi dirimu sendiri dan jangan lupa tersenyum.

Jhohanes Tan

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).