Yang terbaik tidak akan pergi dan yang tulus tidak akan meninggalkan.

Setiap insan pasti mendambakan memiliki jodoh yang benar-benar tulus, selalu menemani dalam suka dan duka, ketika jatuh ia akan menyemangati hingga bisa bangkit kembali, serta selalu mensupport dalam berbagai hal positif dan membangun.

Namun terkadang apa yang diidamkan dan dipikirkan berbanding terbalik dengan kenyataan yang terjadi. Ada memang beberapa orang yang belum berfikiran dewasa dalam menjalani hubungan. Hubungan dianggap sebagai suatu mainan sehingga ia tidak serius dalam menjalani suatu hubungan.

Ketika ia bosan, ia akan meninggalkan. Tapi perlu kamu ingat orang seperti itu tidak patut kamu tangisi. Ia bukan yang terbaik dan ia tidak tulus. Karena yang terbaik tidak akan pergi dan yang tulus tidak akan meninggalkan.

Lebih baik sakit hati di awal pacaran daripada ketika memasuki rumah tangga nantinya kamu merasakan duka. Bukan lagi rumah tangga yang kamu jalani tapi rumah duka.

Oleh karena itu carilah orang yang benar-benar tulus kepadamu. Yang bersedia menerima segala kekuranganmu. Yang tidak akan meninggalkanmu dalam keadaan apapun. Dan yang paling penting dapat menuntunmu untuk lebih dekat dengan Tuhan dalam rumah tanggamu nantinya.

Jangan lupa untuk selalu menyandarkan segala kehidupanmu kepada Tuhan. Menyerahkan seluruh rencanamu kedalam tangannya. Niscaya segala yang kamu rencanakan akan terjadi sesuai dengan kehendak Tuhan.

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).