Jadi bidan bukan cita-cita, tapi panggilan jiwa. Ketika semua orang melakukan perawatan dan memanjakan kuku mereka, aku tidak bisa.
Karena tanganku harus menyambut kedatangan malaikat-malaikat kecil dari rahim seorang perempuan.

Ketika yang lain sibuk berlama-lama di salon kecantikan, aku tidak bisa. Karena di luar sana telah banyak yang menunggu dan mempercayakan kehadiranku untuk buah hati mereka. Tapi aku bangga, saat melihat seorang bayi lahir ditanganku, kau tahu rasanya?

Rasanya seperti menemukan berlian didalam genggaman yang mampu membuatmu meneteskan air mata saat dirinya melihat dunia.

Teruntuk Dilan

Yang berat itu bukan Rindu, Dilan
Yang berati itu jadi Bidan.
Gaji tak seberapa
Resiko luar basa

Konsentrasi tak boleh sedikitpun hilang
Nyawa pasien bisa melayang
Jam bidur kami tak sehat
Istirahat sesaat bisa dilabrak pejabat

Dilan…
keluarga kami ditinggal demi masyarakat sehat
Walaupun dirumah anak sedang tak sehat
Pelayanan tak kenal waktu yang tepat
Cuaca tak bersahabatpun kami harus berangkat

Dilan…
Dari pada kamu mengumbar rindu terlalu berat, lebih baik kamu coba Jadi bidan sesaat.

Salam rindu dari bidan yang belum sempat nonton Dilan. Bukan karena hujan, tapi karena liburan kami hanya cukup angkat jemuran.

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).