Bacaan, Kisah rasul 28: 1-6

“Tetapi Paulus mengibaskan ular itu ke dalam api, dan ia sama sekali tidak menderita sesuatu” (Kisah rasul 28:5).

“Dilindungi, dilindungi dari mara dinaungi. Dilindungi, dilindungi di naungan Tuhanku”.
Demikian sebaris syair lagu rohani yang mengingatkan kita akan perlindungan Tuhan yang senantiasa bagi umatNya.

Allah melindungi Paulus dan seluruh penumpang kapal, sehingga mereka selamat dari badai dan terdampar di pulau Malta. Perlindungan Allah pun terus berlanjut selama mereka harus mengalami musim dingin di Malta.

Perlindungan Tuhan terus berlanjut mana kala Paulus digigit ular beludak tapi ia tidak mati. Padahal ular beludak itu adalah jenis ular yang sangat berbisa yang dapat menggembungkan tengkuknya. Ular beludak di jaman kita ini biasa disebut sebagai ular kobra dan gigitan or pagutannya bisa mengakibatkan kematian.

Namun apa yang Paulus lakukan itu, pada awalnya mendapat protes atau tentangan dari penduduk Malta yang notabene mereka ini tidak percaya kepada Tuhan. Mereka menyembah dewa-dewi. Mereka menganggap Paulus sebagai pembunuh terkutuk yang dihukum oleh Themis atau Dewi Keadilan.

Namun karena ketika dipagut ular dan Paulus ternyata tidak mati, maka Paulus pun mereka anggap dewa, karena bagi mereka selamatnya Paulus dari gigitan ular itu merupakan suatu hal yang sangat ajaib.

Dalam perjalanan hidup dan pelayanannya Paulus kerap mendapat kesulitan dan tantangan, namun perlindungan Tuhan ada baginya, demikian halnya dengan kita yang juga mungkin terus dan terus dan sepertinya tidak ada habis-habisnya harus menghadapi beraneka kesulitan hidup.

Begitu banyak beban hidup yang harus kita pikul, namun sebagai orang percaya kita harus yakin bisa melewati semua kesulitan-kesulitan itu, tentu saja bukan karena kekuatan kita dan juga bukan karena adanya kuasa dewa-dewi atau kekuatan kuasa lainnya, tapi semuanya itu dapat kita lewati karena kita sudah teramat percaya bahwa dalam segala kesulitan yang kita hadapi itu, Tuhan pasti berkuasa melindungi kita, dan Tuhan juga selaku punya cara melalui apa saja dan melalui siapa pun untuk melindungi kita, sekaligus supaya kuasaNya dinyatakan!

Dalam menjalani hari ini dan seterusnya, jangan rubah lagi keyakinan kita “Sesulit apa pun kehidupan ini, Tuhan pasti melindungi”.
(Baca, Mazmur 46:2).

Categories: Kristen

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).