Dulu Kita Pernah Sedekat Nadi Tapi Sekarang Kita Sejauh Matahari. Maaf Bila Ku Tak Pernah Jadi Seperti Yang Kau Ingini

Ingatkah dulu? kemana aku pergi pasti ada kamu di sisi. setiap detik kita lewati adalah hari menyenangkan kita jalani. Ingatkah senyum kita selalu melebar saat kita bersama tanpa terkecuali. Banyak cerita dan kisah yang terlukiskan penuh arti, singkat memang tapi menyentuh hati.

Kamu alasan aku tertawa ketika hati menangis Kamu Alasan aku tetap kuat ketika aku begitu rapuh

Kamu selalu ada ketika semua orang menghilang. Ya, Kamu pernah menjadi sosok yang aku impikan datang, Dan kini menjadi kenyataan.

Melihatmu sakit itu hilang
Di sampingmu tawa itu menggelegar
Bersamamu dunia ini punya kita

Tapi semua berubah, ketika tangisku pecah tak ada kamu mengusap air mata. Semua terasa sepi. Ketika aku sedih tak ada kamu yang menemani

Kamu pergi,entah siapa yang salah. Yang pasti aku pun  salah menjadikan semua hancur seketika.

Hari itu aku sangat bingung tentang perasaan ku punya tak ingin di pinta selalu ingin di jaga, aku tidak menolakmu. Aku belum siap untuk terluka dan nanti berpisah. Aku takut jika nanti, kita menjadi dua orang asing yang saling menyakiti. Meski nyatanya kita sudah saling menyakiti tak ada jalinan tapi terpisahkan oleh keadaan dan ego masing-masing.

Aku hanya ingin seperti ini sebenarnya, menjaga dan selalu ada. tanpa kita. iya, Hubungan lebih dari teman maksudnya. Tapi mengapa sulit? Bukankan kita sepakat akan menjadi teman dekat?

Mengapa ketika aku mengalihkan bicaramu kau menghilang tak ada jejak? Aku rindu. Iya aku rindu saat bersamamu, aku ingin seperti dulu meski waktu tak akan membuat kita menyatu dan hati tak akan merubah kondisi.

Dulu aku pergi,aku takut melukai. Tapi benar saja tanpa sengaja aku menggoreskan pisau nya. Maaf aku memang jahat, ku balas kebaikan mu dengan ego ku. Tapi aku merasa lebih jahat jika harus berpura-pura bahwa aku mencintaimu  padahal rasa itu tidak ada.

✍️Jee | Catatanku dan Senja

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).