Dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. (Efesus 5:16)

Baru-baru ini seorang anak membunuh temannya sendiri karena uang seribu rupiah, sementara itu kita juga mendengar atau membaca berita bahwa kriminalitas semakin meningkat bukan hanya secara kuantitas tetapi juga kualitas.

Alkitab dengan sangat jelas mengatakan bahwa kejahatan akan terus bertambah dan tidak akan pernah berkurang.

Rasul Paulus juga mengingatkan bahwa waktu-waktu yang berjalan ini, jahat.
Jahat karena setan berusaha menyesatkan sebanyak-banyak­nya orang percaya agar terpisah dari kasih Kristus.
Manusia bertambah jahat, manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang, manusia tidak mempedulikan agama, bahkan menggunakan agama sebagai kedok untuk menutupi motivasi mereka yang tidak benar.

Oleh karena itu pergunakanlah waktu yang ada karena hari-hari ini adalah jahat, sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan, tutur Paulus.

Dia juga mengatakan; “Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap orang-orang luar, pergunakanlah waktu yang ada”, karena itu selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang.

Waktu adalah anugerah Allah dan hidup kita terbatas, kita tidak tahu kapan waktunya kita dipanggil pulang, ada yang masih balita, remaja, pemuda, dewasa dan ada juga yang sudah tua renta, maka dari itu kita harus menggunakan waktu yang ada untuk melaksanakan maksud Tuhan

Yesus berkata; “Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak seorangpun yang dapat bekerja.”

Petrus juga memperingatkan kita, supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah

Musa dalam doanya menyadari akan pentingnya waktu yang disediakan baginya; “Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.”

Categories: Kristen

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *