Seorang Guru menuliskan ini di papan tulis:

5×1 =7 
5×2=10 
5×3=15 
5×4=20 
5×5=25 
5×6=30 
5×7=35 
5×8=40 
5×9=45 
5×10=50 

Setelah selesai menulis dia balik melihat murid-muridnya yang mulai tertawa menyadari ada sesuatu yang salah. 

Pak gurupun bertanya : Mengapa kalian tertawa?

Serentak mereka semua menjawab : Yang nomor satu salaaaahhh Paaakk! (tertawa bareng). Sejenak Pak guru menatap muridnya, tersenyum menjelaskan : 

*Saya memang sengaia menulis seperti itu agar kalian bisa belajar sesuatu dari ini.*

Saya ingin kalian tahu, bagaimana dunia ini memperlakukan kita. 

Kaliankan sudah melihat bahwa saya iuga menuliskan hal yang benar sebanyak 9 kali, tapi tak ada satupun kalian yang memberi selamat. 

Kalian malah lebih cenderung menertawakan saya hanya untuk satu kesalahan. 

Hidup ini jarang sekali mengapresiasi hal-hal yang baik bahkan yang kita lakukan ribuan sekalipun. 

Hidup ini justru akan selalu mengkritisi kesalahan kita, bahkan sekecil apapun yang kita perbuat.

Ketahuilah anak-anakku : 

Orang lebih dikenal dari satu kesalahan yang ia perbuat, dibandingkan dengan seribu kebaikan yang ia Iakukan.

“Semoga dari kesalahan ini, kita bisa memperbaiki diri lebih baik lagi.’

Sebuah renungan bermanfaat dan kita menjadi orang yang bijak dalam mensikapi persoalan hidup. 

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).