Pernah gak kamu mendengar istilah “nakal dulu baru sukses”? Yap istilah ini biasanya banyak dilontarkan oleh para pemuda pemudi yang baru menginjak masa pubertas dan masih berfikir labil.

Namun sebelum lanjut kedalam tulisan saya, saya yakin bahwa akan banyak anak muda yang akan tersindir bahkan merasa idealismenya diganggu dengan tulisan ini. Namun tulisan ini hanya ingin meluruskan sebuah perspektif keliru yang berkembang sedari dulu. Dan syukur jika ada satu atau dua anak muda yang sadar kemudian benar-benar berubah untuk masa depannya yang lebih baik.

Memang sih tidak ada seorangpun yang tahu nasib dan takdir seseorang di masa yang akan datang, namun apa yang kamu lakukan hari ini menentukan kualitas dan seperti apa dirimu dimasa yang akan datang.

Jika awalnya kamu rajin belajar, tekun dan bekerja keras pasti kamu akan menuai buah kerja kerasmu. Ingat hukum tabur tuai pasti terjadi. apa yang kau tabur itu yang akan kau tuai. Kamu menabur sesuatu yang tidak baik pasti akan menuai sesuatu yang tidak baik pula begitupun sebaliknya.

Hari ini kamu suka minum minuman keras, menjadi pemabuk, pemakai obat-obat terlarang sampai akhirnya kamu diciduk sama polisi trus dipenjarakan. Orang tuamu pusing dan sibuk urus kasusmu sana sini?

Kamu suka bolos sekolah trus akhirnya dikeluarkan dari sekolah karena kenakalanmu. Kamu gak punya ijazah, gak punya skill untuk dunia kerja trus apa yang akan kamu lakukan? Mau jadi sampah masyarakat? Yang tamat kuliah saja masih banyak yang jadi pengangguran apalagi yang gak sekolah dan gak punya skill.

Pasti kamu akan membela, takdir dan nasib setiap orang tidak ada yang tau siapa tau bisa sukses? Temanku aja dulu nakalnya minta ampun sekaran udah sukses. Yaelah congornya betul-betul nih anak. Itu temanmu bukan dirimu. Nasibnya aja yang lagi baik. Yang berusaha saja masih banyak yang gagal apalagi yang hanya menyia-nyiakan masa mudanya untuk hal-hal yang tidak penting. Yang sibuk mengasah skill dan keahliannya saja peluangnya masih kecil apalagi yang gak punya keahlian.

Kasus lain nih yang sering dilakukan anak muda. Kamu ikut tawuran sana sini, trus kalau kamu mati karena hal tersebut? Apakah itu nakal dulu baru sukses? Silahkan pikir sendiri.

Kalau kamu belum bisa membahagiakan kedua orang tuamu setidaknya jangan jadi beban bagi mereka karena tingkahmu. Ini bisa menjadi pembelajaran bahwa nakal dulu baru sukses itu hanya sebuah angan-angan dan pembodohan semata.

Jangan jadi bangga atas kenakalanmu tapi banggalah terhadap prestasi yang telah engkau raih.

Ubahlah paradigma berfikirmu untuk semakin memperlengkapi diri demi kesuksesanmu dengan belajar dan berkarya. Bukan hanya berangan-angan tanpa adanya pembuktian.

Kesuksesan ditentukan oleh perilakumu hari ini. Apa yang kau lakukan hari ini akan menentukan nasibmu dimasa yang akan datang.

Salam dari aku yang menyesal karena pernah nakal dan tidak jadi apa-apa, bahkan ijazahpun belum sempat diambil karena tunggakan uang sekolah di SMK yang tak mampu dilunasi.

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *