Ada istilah mengatakan “Jika kamu gagal jadi pria tampan, maka jadilah pria yang mapan, agar wajahmu termaafkan”

Kalau dipikir-pikir, istilah itu ada benarnya juga. Tampan saja tidak cukup. Untuk apa pria tampan tapi tidak mapan.  Tampan tidak bisa membeli kebutuhan sehari-hari, tampan tidak bisa menyekolahkan anak-anakmu kelak, tampan tidak bisa membuatmu kenyang bersama dengan anak istri.

Untuk itulah seorang pria harus bekerja, harus cerdas ulet dan pandai berbisnis? Karena isi dompet harus lebih tebal daripada kumis.

Cinta tak mengenal warna kulit saja tapi cinta juga mengenal warna duit. Bukan matre tapi memang harus realistis untuk masa depan. Kalau ada yang mau mengingkari hal tersebut artinya dia orang yang munafik.

Kalau anda nggak jadi pria tampan setidaknya jadilah pria mapan. Maka kekuranganmu pun termaafkan. Karena yang tampan akan terkalahkan oleh yang mapan.

Ini merupakan pesan bagi para laki-laki untuk tetap bekerja keras, karena suatu saat ketika ia berkeluarga, ia akan menjadi tulang punggung dalam keluarga.

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *