Setiap orang pasti menginginkan mempunyai pasangan yang mencintai dirinya sepenuh hati. Ketika kita siap mencintai itu tandanya kita juga harus siap patah hati jika kelak pasangan yang kita cintai kemudian berpaling karena berbagai macam persoalan.

Namun dari patah hati itulah, seseorang akan belajar bahwa melepaskan seseorang yang dicintai memang sakit sehingga dia akan lebih menghargai pasangannya di masa yang akan datang.

Jatuh cintalah pada orang yang pernah patah hati karena orang yang patah hati lebih tahu caranya menghargai, ia sudah merasakan sakitnya patah hati sehingga dia tidak akan membiarkan kejadian serupa terjadi pada dirinya dan juga pada pasangannya.

Orang Yang Patah Hati Biasanya Akan Menutup Rapat Pintu Hatinya Namun Jika Kamu Bisa Meluluhkannya Dia Akan Tulus Mencintaimu

Seseorang yang serius dan tulus mencintai namun akhirnya dikecewakan biasanya memiliki trauma untuk mencintai. Dia akan menutup rapat pintu hatinya dan akan terbuka untuk seseorang yang benar-benar tulus dan tidak akan meninggalkannya. Jika kamu berhasil meruntuhkan tembok tersebut dengan cara meyakinkannya bahwa kamu tidak akan mengecewakannya maka dia akan benar-benar tulus mencintaimu. Dia tidak akan mengecewakanmu.

Dia Sebisa Mungkin Tidak Akan Membuatmu Terluka, Karena Dia Pernah Mengalami Patah Hati

Dia akan selalu belajar dari masa lalu bahwa patah hati memanglah sakit. Oleh karena itu, sebisa mungkin dia tidak akan membuatmu terluka. Dia akan meminimalisir segala kemungkinan yang akan membuat hubungan kalian menjadi retak sehingga tidak ada yang merasa terluka karena perpisahan.

Jangan Pernah Sia-siakan Orang Yang Pernah Patah Hati, Karena Dia Akan Semakin Terluka Jika Kamu Menghianatinya

Kamu telah berhasil mengetuk dan membuka pintu hatinya dengan cara meyakinkannya maka Jangan pernah membuatnya terluka untuk kedua kalinya karena hal itu akan membuatnya jatuh kedalam jurang patah hati yang teramat dalam. Dia bisa saja menutup pintu hatinya untuk semua orang karena tidak ingin disakiti lagi.

Jangan pernah menyia-nyiakannya, cintailah dia sepenuh hatimu, sayangi dia karena dia juga akan tulus mencintaimu.

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).