Yakinkah kita esok kita masih hidup?

Tiada yang tau kapan kita sampai pada waktunya. Yang kita tahu bahwa semua orang akan mati. Dan bila saat itu tiba tak ada satu apapun yang bisa menolak/mencegah.

Pertanyannya : sudah siapkah kita?

Orang-orang yang selalu hidup di dalam Yesus, tak akan pernah takut menghadapi kematian. Karena bagi mereka ‘Hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan’

Kematian bisa datang kapan saja tanpa aba-aba. Dan tentunya kita tidak mau mati di dalam dosa. Tidak ada kompromi dengan maut.

Oleh karena itu bertobatlah selagi masih ada kesempatan. Datang kepada Yesus dan memohon ampun. Sebesar dan sekotor apapun dosa kita.. Tuhan akan mengampuni dan mentahirkan.

“Sebab Engkau ya Tuhan, baik dan suka mengampuni dan berlimpah Kasih Setia bagi semua orang yang berseru kepadaMU”
(Mazmur 86 ; 5)

“Tetapi Allah yang kaya dengan Rahmat oleh karena KasihNya yang besar yang dilimpahkanNya kepada kita telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita oleh Kasih Karunia kamu diselamatkan”
(Efesus 2 ; 4-5)

Bertobat artinya mengetahui atau menyadari dosa dan mau meninggalkan dosa itu dan kemudian berbalik kepada Tuhan dan berjalan di dalam kebenaran.

Pertobatan sejati adalah meninggalkan tuntas semua dosa-dosa dan bersedia mulai dari awal. Maka kemudian Tuhan akan membentuk hidup kita menjadi baru, tak bercacat dan sempurna.

Kiranya Tuhan mengasihi dan memberkati kita semua.

Categories: Kristen

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *