Masa pacaran merupakan masa-masa dimana kita saling mengenal dengan pasangan baik dari segi karakter, hobi, kebiasaan bahkan sampai baik buruk kehidupanpun terbongkar di masa-masa pacaran.

Masa ini dianggap sebagai masa persiapan sebelum memasuki hubungan yang lebih serius yakni pernikahan. Oleh karena itu jika seseorang merasa tidak cocok dengan pacarnya di masa pacaran maka ada baiknya ditinggalkan sebelum melangkah kedalam hubungan yang lebih serius.

Masa pacaran juga merupakan masa-masa intropeksi diri dan berbenah diri. Jika ada yang kurang baik dari pasangan yang dapat menyengsarakan bahkan membuat rumah tangga retak suatu saat, maka akan diminta untuk perlahan-lahan merubah sikap yang demikian. Namun bagaimana jika ia tidak mau berubah? Lebih baik dipertahankan atau ditinggalkan saja?

Orang yang Betul-Betul Serius Dengan Kamu Pasti Mau Berubah

Jika pacarmu benar-benar sayang dengan kamu pasti dia mau berubah demi kamu. Dia akan meninggalkan segala sifat buruknya selama ini karena dia sadar bahwa itu semua tidak berguna bagi kehidupannya dan bahkan dapat menyengsarakan rumah tanggamu nantinya. Ia akan lebih berfikir dewasa, bukan hanya mementingkan egonya semata.

Jika Dia Mau Berubah, Pertahankan! Itu Tandanya Dia Serius Menjalin Hubungan

Jangan pernah menyia-nyiakan orang yang mau berubah demi membuat kamu bahagia. Itu tandanya dia benar-benar serius dengan kamu. Ingatlah bahwa dia rela meninggalkan segala zona nyamannya demi kamu. Jika kamu berniat meninggalkannya, coba ingat kembali proses yang harus dilaluinya untuk bisa sampai pada tahap itu. Meninggalkan orang yang mau berubah sama halnya menyia-nyiakan sesuatu yang berharga di hidupmu.

Bagaimana Kalau Dia Tidak Mau Berubah? Pertahankan atau Tinggalkan?

Orang yang tidak mau merubah sikap buruknya memang pantas kamu tinggalkan. Untuk apa dipertahankan kalau memang dia masih nyaman dengan kehidupan lamanya. Yang ada kamu akan tersiksa. Jadi sebelum terlambat mending tinggalkan saja.

Jangan menjadi orang yang bodoh dan buta karena cinta. Jangan karena rasa sayang menutupi logikamu. Kamu mau aja tersiksa dengan sikapnya atas dasar cinta. Bagaimana kalau masuk dalam rumah tangga sedangkan sikapnya masih gitu-gitu aja? Kamu mau berumah tanggal atau rumah duka? Itu semua tergantung pada dirimu.

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).