Sehebat apapun kita, sekuat apapun kita, tanpa tuhan kita tidak ada apa-apanya

Salah satu kesalahan terbesar manusia adalah terlalu sombong dan terlalu membanggakan dirinya sendiri. Ia berfikir bahwa ia mampu menjalani hidup tanpa pertolongan yang memberi kehidupan itu.

Itulah salah satu kecongkakan hati manusia. Manusia selalu mengandalkan dan bahkan mendewakan kekuatan dan akalnya sendiri sehingga dia tidak menyadari bahwa dirinya sangat terbatas, diterpa badai kecil saja hidupnya akan musnah.

Seseorang yang benar-benar mengandalkan Tuhan akan diberikan kekuatan untuk menjalani hidup. Badai pasti ada namun akan berlalu karena ia berjalan bersama Tuhan. Masalah bukanlah sebuah halangan, karena kuasa Tuhan lebih besar dari masalah besar yang dihadapi.

Tuhan tidak mendatangkan petir untuk menakuti kita, tapi untuk mengingatkan bahwa hujan akan datang sebentar lagi, tidak mendatangkan masalah untuk menghukum kita, tapi untuk mengingatkan kalau kita tidak punya kemampuan menjalani hidup ini sendirian, tidak mendatangkan duka untuk mghapus senyuman, tapi untuk mengingatkan bahwa hidup ini harus dijalani secara seimbang, tidak cuma ada suka di dalamnya.

Semuanya hanya untuk mengingatkan kita bahwa sesungguhnya yang paling kita btuhkan dalam hidup ini hanyalah Tuhan.

Kita tidak bisa menjadi baik tanpa Tuhan. Kecenderungan manusia adalah berbuat jahat, dan benih kebaikan itu hanya kita dapat dari Tuhan. Jika kita ingin berbuat baik dengan segenap hati, itu karena ada dorongan Roh Tuhan dalam hati kita.

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *