Keluaran 12:13 (TB)  Dan darah itu menjadi tanda bagimu pada rumah-rumah di mana kamu tinggal: Apabila Aku melihat darah itu, maka Aku akan lewat dari pada kamu. Jadi tidak akan ada tulah kemusnahan di tengah-tengah kamu, apabila Aku menghukum tanah Mesir.

Keluaran 12:23-24 (TB)  Dan TUHAN akan menjalani Mesir untuk menulahinya; apabila Ia melihat darah pada ambang atas dan pada kedua tiang pintu itu, maka TUHAN akan melewati pintu itu dan tidak membiarkan pemusnah masuk ke dalam rumahmu untuk menulahi. 
Kamu harus memegang ini sebagai ketetapan sampai selama-lamanya bagimu dan bagi anak-anakmu.

Social distancing, Situasi ini mengingatkan pada malam terakhir orang Israel ketika di Mesir.

Malam itu orang Israel beribadah merayakan Paskah di rumah masing masing. Dan ada peringatan: “seorangpun dari kamu tidak boleh keluar pintu rumahnya sampai pagi.” (Keluaran 12:22b) Kenapa dilarang keluar? Agar mereka tidak terkena dengan tulah itu.

Paskah harusnya dirayakan umat secara bersama. Tapi karena ada tulah di Mesir, maka Paskah hanya dirayakan di rumah masing masing.

Saya kira social distancing bukan tindakan yang mencerminkan tidak ada iman, tapi justru sebaliknya merupakan tindakan berdasarkan hikmat yang diberikan TUHAN kepada pemerintah.

Sebab pemerintah berasal dari ALLAH
(Roma 13: 1).

Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya. Dengan jalan itu mereka akan melakukannya dengan gembira, bukan dengan keluh kesah, sebab hal itu tidak akan membawa keuntungan bagimu. (Ibrani 13:17)

Kalau orang bijak melihat malapetaka, bersembunyilah ia, tetapi orang yang tak berpengalaman berjalan terus, lalu kena celaka.
(Amsal 22:3)

Janganlah engkau mencobai TUHAN, ALLAH-mu!” (Matius 4:7b)

Hidup dan mati ada di tangan TUHAN, Tetapi TUHAN memberikan kita hikmat.

Categories: Kristen

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).