Sering kita mendengar pernyatan “Hidup memang tidak adil”. Bahkan orang baik kadang diperlakukan tidak baik.

Masing-masing kita akan menghadapi berbagai-bagai masalah, kesulitan bahkan mengalami luka hati dalam hidup kita yang berpotensi menjadikan kita sebagai pribadi yang lebih baik atau kita berakhir dengan kepahitan. Semua tergantung dari pilihan yang kita pilih. Kita bisa memilih untuk terus bertumbuh melalui semua itu atau malah memilih untuk menyerah.

Melalui semua masalah hidup yang kita alami, kita juga dapat memilih untuk menjadi pribadi yang Tuhan kehendaki atau memilih untuk mengeraskan hati kita.  Kita sendirilah yang harus memutuskan tanggapan yang akan kita pilih ketika menghadapi masa sukar dalam hidup kita masing-masing.

Lalu, bagaimana cara kita menghadapi dan mengatasinya? Ketika semua masalah dan kesulitan hidup tersebut kita alami, hal penting yang terjadi dalam hidup kita adalah apa yang terjadi dan berkembang di dalam diri kita ketika harus menghadapi semua itu, yaitu pembentukan karakter kita. Hal inilah yang akan membawa kita menuju kekekalan; yaitu karakter kita yang terbentuk melalui semua masa sukar tersebut.

Ketika menghadapi kesulitan dan masa sukar dalam hidup, beberapa orang mulai membiarkan diri mereka hanyut dalam keadaan. Mereka tidak lagi memiliki tujuan hidup, sesuatu yang ingin dicapai, cita-cita atau impian dalam hidup mereka. 

Hidup memang keras, tetapi jangan sampai kita kehilangan cita-cita dan mimpi kita ketika kehidupan yang kian keras mendatangi hidup kita. Satu hal penting yaitu bahwa Tuhan tetap memegang kendali sekalipun kita berada di tengah badai.  Ia tidak pernah meninggalkan kita.

Mungkin kita merasa Ia tidak hadir ketika kita berada dalam masa-masa gelap dalam hidup kita, mungkin kita merasa Ia begitu jauh dari kita. Ketahuilah bahwa Tuhan senantiasa bersama kita, bahkan ketika badai menerjang dan Ia akan membantu kita melewati semua itu. Ia hanya menguji kita apakah kita tetap percaya kepadaNya dalam masa-masa seperti itu.

Apakah kita akan lulus ujian tersebut?

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *