Baru-baru ini viral sebuah cuitan twitter dari dadoy. “Orang tua siang malam banting tulang agar anaknya bisa kuliah, giliran udah lulus upload foto sama pacar trus captionnya ‘trima kasih sayang udah temanin dari nol’ fix lo anak durhaka”

Yah kurang lebih seperti itulah bunyi dari cuitan twitternya. Namun kalau dipikir tidak ada yang salah dengan cuitan tersebut, malahan cuitan itu menyadarkan kita sebagai generasi milenial bahwa yang menemani dari nol bahkan kalau masih ada yang di bawah nol itu adalah orang tua bukan pacar.

Jadi malu sendiri dah, sering saya lihat banyak generasi milenial ketika mencapai sesuatu dalam hidupnya selalu upload foto dengan pacar di media sosial menggunakan caption “trima kasih sayang udah temani dari nol”, padahal disitu hadir juga orang tuanya. Kok bukan orang tuanya yah yang fotonya di upload kemudian di beri caption seperti itu?

Yah namanya juga anak muda yang sedang dilanda asmara.

Namun sadarkah kamu bahwa orang tuamulah yang menemanimu dari nol. Mulai dari engkau lahir sampai dewasa bahkan sampai bisa menggenggam kesuksesan, itu semua berkat orang tuamu yang rela banting tulang sampai tidak memperdulikan keadaannya lagi demi kamu.

Pacarmu hanyalah muncul di puncak ketika kamu sudah dewasa dan hampir bahkan mencapai kesuksesan. Namun dibalik semua itu, bukan pengorbanan pacar namun pengorbanan orang tualah sampai kamu bisa seperti itu.

Kalau mau membanding-bandingkan, pengorbanan pacarmu tidak ada artinya dibanding yang sudah orang tuamu lakukan. Memangnya kamu bisa ada di dunia ini berkat pacarmu? Memangnya kamu bisa tumbuh dewasa berkat pacarmu? Biaya sekolahmu, bajumu, celanamu, segala perlengkapanmu dari kecil pacarmu yang belikan? Ketika kamu sakit, memangnya pacarmu yang selalu merawatmu? Bukan kan? Pastilah itu semua orang tuamu yang rela berkorban untukmu.

Jangan pernah jadi anak durhaka. Suatu saat jika tidak ada kecocokan pacarmu akan meninggalkanmu dan akhirnya berubah status menjadi mantan pacar. Namun orang tuamu akan selalu setia mendukungmu sampai akhir hayat mereka. Tidak ada namanya mantan orang tua.

Oleh karena itu, dalam setiap keberhasilan yang engkau terima, pertama-tama berterima kasihlah kepada Tuhan terlebih dulu kemudian kepada orang tuamu. Setelah itu terserah siapa saja yang pernah mendukungmu entah itu pacar atau sahabatmu.

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *