Dia yang benar-benar cinta dan sayang biasanya bisa ikhlas menerima kekurangan. Ia berusaha nyaman, dan memahami tanpa harus berpura-pura menerima.

Pernah bertengkar, tapi hati tak pernah bisa benci, sama-sama jengkel padahal saling peduli. Tak pernah larut dalam pertengkaran, kamu dan dia akan segera saling minta maaf.

Cinta adalah saling memahami dan saling mengerti. Cinta tidak butuh banyak persamaan,
cinta butuh pengertian bahwa perbedaan itu ada untuk bisa saling melengkapi.

Sejatinya cinta ialah saling memahami. Di tengah prahara yg melanda masih ada sedikit senyuman d hati. Belajar menerima pahitnya kenyataan di masa lalu kan menjadikan cinta mereka semakin erat. Karna kuatnya samudra cinta tak kan terkalahkan oleh segala macam prahara.

Selain itu, dia yang merupakan cinta sejati tidak akan pernah sanggup menyakiti hati apalagi fisik saat ia sedang marah.

Karena cinta sejati itu harus saling memahami, bukan hanya meminta dan menunggu dipahami.

Tinggalkan Komentar
Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).