Hati-hati dengan “perkataanmu” itu bisa melukaimu dan orang lain. Perkataan punya kuasa untuk “membangun dan menghancurkan” hidupmu dan hidup orang lain. Bijaksanalah! Mengelola perkataanmu dan dewasalah! Mengelola emosionalmu supaya kamu tidak jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, penghakiman dan penghukuman kekal.

Alkitab catat: “Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.” (Amsal 18:21). Artinya: kamu menjadi “hidup atau mati” tergantung bagaimana kamu “menguasai” lidahmu. Berhenti menggosip apalagi memfitnah orang lain. Berhentilah juga, mengata-ngatai dirimu buruk apalagi sampai menghukum dirimu. Berhenti!

Alkitab bilang: “Saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.” (Filipi 4:8)

Apapun keadaanmu hari ini, bagaimana sakitnya hatimu, bagaimanapun perlakuan orang lain atasmu. Dengarkan baik-baik: Ucapkan kata-kata iman, hidupku luar biasa, hidupku diberkati Tuhan, hidupmu penuh mujizat, hidupku jadi berkat. Aku berdoa terjadi atasmu dalam nama Tuhan Yesus. Amin.

Jonathan Manullang

Categories: Kristen

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).