Jangan “tukarkan” masa depanmu dengan masa lalumu. Kamu akan “kehilangan” masa depan kalau terus-menerus tinggal di dalam masa lalu.

Bangkitlah! Masa depan sedang menunggumu. Hal-hal yang “Amazing” ada di depanmu. Jangan biarkan hidupmu di drive/ ditentukan oleh perasaanmu. Hiduplah karena “iman”, iman akan membawamu ke masa depan, mujizat, hal-hal yang luarbiasa.

“…aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.” (Filipi 3:13-14)

Dihadapan adalah “tujuan” hidup. Hadiah hanya ada di hadapanmu bukan di belakangmu. Berhentilah! Mengasihi dirimu sendiri dengan mengikuti perasaan-perasaan yang telah membuatmu terpuruk sekian lamanya. Sudah berapa banyak? Kamu kehilangan sesuatu dalam kehidupanmu karena tinggal di dalam masa lalumu. Untuk kamu, yang membaca ini, bangkitlah!!! Masa depanmu sungguh luarbiasa. Haleluyah!!!

Jonathan Manullang

Categories: ArtikelKristen

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).