Ada istilah mengatakan “Don’t judge a book by its cover” atau jangan menilai sebuah buku dari sampulnya saja. Istilah tersebut memiliki makna bahwa jangan sekali-kali kita menilai sesuatu dari penampilan luarnya saja.

Kita baru melihat sampul buku atau judul buku yang kelihatannya tidak menarik kemudian kita menjudge buku isi tersebut tidak bagus padahal isinya belum kita baca. Bagaimana mau mengetahui isi buku kalau belum dibaca? Oleh karena itu sebuah kesalahan yang sangat fatal jika kita biasa menilai sesuatu dari penampilan luarnya saja.

Jika istilah ini mau kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari maka jangan pernah menilai seseorang dari luarnya saja. Karena terkadang orang yang terlihat peduli, senyum manis dan akrab dengan kita belum tentu hatinya tulus dan orang yang kelihatan sinis dan angkuh belum tentu jahat.

Bahkan orang yang telah lama bersama-sama dengan kitapun kita tidak akan tahu isi hatinya sepenuhnya bagaimana, karena perasaan manusia selalu berubah-ubah.

Jadi jangan pernah sok-sok mengenal ataupun mengetahui seseorang itu bagaimana karena kamu tidak akan pernah tahu bagaimana dia sebenarnya. Namun satu yang pasti, sifat asli seseorang perlahan-lahan akan nampak ketika kita telah lama bersama-sama dengannya, juga ketika kita sedang menghadapi masalah.

Pintu-pintu yang tertutup rapat suatu saat akan terbuka dan terbongkar, hanya menunggu waktu saja untuk mengetahui mana yang tulus dan mana yang modus.

Ingatlah bahwa hanya satu yang paling mengenal dan mengetahui isi hati manusia, yakni Tuhan. Selain itu kita hanya bisa mereka-reka.

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).