Banyak orang kurang berani menegakkan dan mengatakan kebenaran. Demi agar orang lain tidak sakit hati, banyak orang lebih memilih membiarkan hal-hal yang tidak benar. Demi agar sebuah hubungan tetap nyaman, banyak orang lebih memilih diam dan tidak mencampuri keputusan dan perbuatan orang lain yang salah.

Selain itu, beberapa alasan kenapa orang bungkam mengatakan kebenaran:

  1. Zona nyamannya terganggu
  2. Tidak tahu bagaimana mengatakannya
  3. Takut karirnya menurun (lebih baik jadi penjilat, sekalipun nurani menjerit, apalagi kalau karir lagi naik-naiknya, apalagi kalau sedang mengincar kursi tertentu yang ujung-ujungnya duit)
  4. Tidak siap dijauhi
  5. Tidak siap dibenci
  6. Takut tidak punya kawan
  7. Takut di bilangin macem-macem, dan lain sebagainya

Parahnya bahkan ada yang berprinsip ‘lebih baik berbohong atau diam, daripada mengatakan kebenaran yang berakibat dirinya dibenci’.

Sebagai umat Allah seharusnya kita berani berkata benar. Dikucilkan, diremehkan dan diacuhkan adalah risiko seorang yang berjuang demi mewartakan kebenaran.

Lebih baik mempunyai sedikit teman tapi mengatakan kebenaran, daripada mempunyai banyak teman tetapi menyimpan kebohongan dan mendiamkan kebenaran.

Jangan pernah takut mengatakan yang benar, percayalah pada janji Tuhan : “Mereka akan memerangi engkau, tetapi tidak akan mengalahkan engkau, sebab Aku menyertai engkau dan untuk melepaskan engkau” (Yer.1:19).

Categories: ArtikelKristen

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).