Ada istilah mengatakan “menunggu adalah sesuatu yang membosankan”. Ya memang benar bahwa ketika kita menunggu sesuatu ada banyak fikiran negatif yang terbesit di benak. Benar gak yah dia akan menepati janji? Apakah dia bersungguh-sungguh? Kalau dia bohong bagaimana jadinya? Dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan di seputar kepastian yang muncul di pikiran ketika kita menunggu sesuatu.

Maukah Kamu Menunggu?

“Tunggu aku 2 tahun lagi”

Jangan sekali sekali kau katakan itu pada seorang wanita.

Wanita memang suka menunggu. Tapi mereka lebih suka jika diberi kepastian. Bisa saja dia menunggu. Namun ada 2 hal yang dia takutkan.

Pertama

Saat kau sedang melangkah menuju kesuksesan mu, dia takut kau akan menemukan yang lebih baik dari dirinya lalu kau berpaling dan melupakan janjimu untuk bersamanya.

Kedua

Saat dia sedang menunggumu yang sedang meraih kesuksesan, datang seorang lelaki yang langsung bisa memberi kepastian Lalu dia pergi dan melupakan janjinya untuk menunggumu.

Bukannya dia tak bisa setia.
Bukannya dia tak mau menunggu.
Dia hanya takut, dia hanya lelah.
Makanya, jangan sekali kali membuat seorang wanita menunggu.

Jika benar ingin bersamanya.
Maka datanglah bersama kepastian.
Jika kau memintanya dengan baik.
Dia pasti mau diajak berjuang bersama.
Tanpa harus menunggu.

Datang lah dengan ke pastian dan bawah dengan rombongan keluarga mintalah kepada walinya secara baik-baik bahwa aku siap mempersunting anak bapak-ibu untuk aku jadikan teman hidup.

Jika kamu belum mampu dalam hal tanggung jawab, maka berikanlah kepastian kepadanya dengan usaha dan kerja kerasmu. Jangan bilang kalau kamu sudah berusaha tapi kamu tidak pernah melakukan apa-apa.

Sampai disini paham kan?

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).