Gambar oleh @Dabian

Akan ada waktunya kamu akan merasakan begitu manisnya pertemuan dengan sosok yang tepat yang kamu idamkan.

Aku tau kamu pasti mempunyai harapan jikalau nanti kamu ingin disandingkan dengan orang yang kamu kagumi.

Ingatlah! manusia hanya bisa merencanakan tapi hanya Allah lah yang bisa menakdirkan. Begitupun dengan jodoh.

Maaf jika aku lebih sering mengingatkan perihal jodoh karena kenapa? Karena zaman sekarang banyak orang yang menjemput jodohnya dengan cara yang salah.

Gimana sih ka maksud dari menjemput jodoh dengan cara yang salah?

Yah, mungkin tanpa kalian sadari kalian berbalik pesan dengan lawan jenis kalian ataupun saling berbagi cerita curhat dan lama kalian saling suka kemudian pacaran dan kalian berdo’a “semoga kelak aku dan kamu disatukan di pelaminan”

Manusia hanya bisa berencana tapi jodoh sudah Allah takdirkan untuk kita, nanti juga akan dipisahkan kalo memang bukan jodohnya. Tapi, kita selalu bilang “dunia ini tak adil” “semuanya sama aja gak ada yang sayang aku”

Mulai dari sekarang sadarlah masih banyak orang yang sayang sama kamu termasuk keluargamu bukan pacarmu.

Orang yang benar-benar menyayangi dan ingin memilikimu akan langsung datang ke rumah mu dan memintamu di depan orang tuamu dan menyegerakan untuk menjadikanmu pendamping hidupnya. Bukannya menunda-nunda.

Jika kalian sudah siap, segera lah jemput dengan cara yang benar berdo’a dan minta bantuan walimu atau temanmu untuk menjalani proses selanjutnya.

Dan jika kalian mengagumi seseorang sudahlah simpan dahulu rasa itu berdoa lah semoga kelak kau disatukan dengan orang yang bisa menyayangi mu sepenuhnya.

Mungkin saja orang yang kamu kagumi sekarang adalah takdir yang telah Allah tetapkan untukmu.

“Yakin saja, sesuatu yang telah ditakdirkan menjadi hak kita, tidak akan Allah biarkan menjadi milik orang lain.”

Oleh: Saiful Nuriman

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).