Angkatan 2020 Menciptakan Sejarah Baru “Angkatan Paling Kuat”

Oleh Indra Sugianto, penulis buku best seller “Teman Berjuang” dan “Tumbuh Dari Luka”

10 atau 20 tahun lagi kita akan sedih, tersenyum, atau bahkan tertawa mengingat masa-masa ini. Masa perjuangan di tahun 2020 melawan virus Corona/ Covid 19 bersama-sama. Sejarah yang tak pernah kita bayangkan akan tercipta dalam garis hidup kita.

UN tiba-tiba dihapus demi keamanan nasional, lalu angkatan 2020 disebut angkatan Corona, lulus karena jalur virus.

Cuma bisa ketawa-ketawa lihat meme di Instagram dan Twitter, padahal hati perih bukan main. Masa SMA dituntaskan dengan diam di dalam rumah. Masa SMA dituntaskan dengan menatap layar laptop dan smartphone.

Sistem UTBK berubah-ubah lagi karena kondisi emergency. Mau ngeluh, mau kecewa, mau bingung, tapi ntar dibilang gak tahu rasa syukur dan terima kasih.

Mau terima gitu aja, mau iya iya aja, tapi nyesek banget udah belajar materi TKA 3 tahun di SMA rasanya jadi gak guna. Tapi sekali lagi, harus ikhlas menerima segalanya.

Moment perpisahan yang sudah disiapkan dengan matang. Moment yang harusnya menjadi kenangan terakhir, semua batal demi keselamatan bersama.

Karena pertemuan dan kerumunan bisa membuat virus Corona menyebar lebih cepat tanpa kita sadari dan akibatnya bisa fatal. Berharap ini hanya mimpi panjang, tapi ini sangat nyata adanya, benar-benar terjadi di tahun 2020.

Angkatan 2020 adalah angkatan paling kuat.

Ikhlas menerima semua perubahan. Ikhlas berpisah tanpa perpisahan. Ikhlas beradaptasi cepat tanpa punya banyak waktu untuk terus diam. Ikhlas mengejar masa depan dengan cara yang baru.

Wahai kawan seperjuangan di SMA selama 3 tahun. Terima kasih sudah kuat bersama.

Ingin rasanya aku memelukmu sebagai simbol perpisahan. Ingin rasanya aku mencoret sejarah baru di baju SMA mu itu. Ingin rasanya sesekali saja kita berkumpul lagi dan menertawakan kebodohan kita bersama.

Tapi sekarang… aku hanya bisa mendoakanmu dari jauh. Semoga sukses untukmu. Semoga cita-cita yang sering kamu ceritakan itu kelak bisa jadi nyata kawan.

Nanti kalau kita sudah bisa bertemu lagi, kalau kita sudah bisa berkumpul lagi, jangan lupakan aku ya. Semoga pelukan perpisahan yang tertunda ini, masih bisa kita rayakan.

Instagram: @Indra.sugiarto

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).