Pada suatu hari seorang anak bertanya pada gurunya apa cinta sejatu itu? Kemudian gurunya menjawab, berjalanlah lurus di taman bunga yang luas. Petiklah 1 bunga yang terindah menurutmu dan jangan pernah berbalik ke belakang. Kemudian dia melakukannya, tapi dia kembali dengan tangan hampa.

Gurunya pun bertanya “mana bunganya?” Dia menjawab “saya tidak mendapatkannya, sebenarnya saya telah menemukannya. tapi saya berpikir di depan msih ada yang lebih bagus lagi, tetapi ketika saya sampai di ujung taman, saya baru sadar bahwa yang saya temui pertama tadi itulah yang terbaik tapi sya tdk bisa kembali ke belakang lagi karena sudah ada yang mengambilnya”.

Guru berkata “seperti itulah cinta sejati, semakin kamu mencari yang terbaik maka kamu tak akan menemukannya”. jangan pernah sia-siakan cinta seseorang yang tumbuh di hatimu saat ini karena waktu tak akan pernah kembali.

Belajarlah mencintai orang yang hari ini masih bersamamu. Hargai mereka yang dengan tulus menyayangimu hingga hari ini.

Hari ini mungkin dia masih mencintaimu, tapi mungkin besok takkan ada lagi cinta untkmu. Dan mungkin besok kamu yang akan lebih mencintai dia, ketika dia telah pergi.

Sebab ada saatnya ketulusan mereka berhenti terhadapmu ketika dia merasa tidak dihargai dan tidak dibutuhkan lagi. Dan ketika kamu ingin semuanya kembali seperti dulu, mungkin mereka akan berkata “Maaf, aku tidak bisa lagi” atau bahkan kamu tidak bisa lagi melihat mereka.

Jadi jangan pernah sia-siakan mereka yang dengan tulus sayang dan peduli terhadap mu dan jangan pernah membuat mereka kecewa terhadapmu.

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).